Konten dari Pengguna

Melihat dari Dalam: Perjalanan Liputan Kumparan Woman

Jane Caroline

Jane Caroline

Mahasiswa Sastra Cina Universitas Indonesia yang aktif sebagai enterpreneur dan beauty creator. Saya juga merupakan Kumparan Buddies

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jane Caroline tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Reporter. Foto: LanaStock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Reporter. Foto: LanaStock.

Dalam liputan terkini bersama Kak Hutry, seorang reporter berbakat dari Kumparan Woman, terungkap bahwa setiap minggunya mereka mengeksplor isu-isu signifikan terkait perempuan. Mulai dari pemberdayaan perempuan, kesejahteraan, hingga gaya hidup, Kumparan Woman berhasil menarik perhatian pembaca dengan konten yang tidak hanya up-to-date, tetapi juga merangkul isu-isu aktual.

Kak Hutry membagikan bahwa setiap liputan diketahui sebelumnya melalui assignement dari asred atau editor. Transkrip liputan menjadi dasar penulisan artikel, yang kemudian melalui proses editing sebelum dipublikasikan. Diskusi tentang sudut pandang dengan asred atau editor dianggap sebagai langkah penting untuk membuat tulisan semakin menarik.

Terkait kontroversi, Kak Hutry menyadari bahwa berita yang menciptakan kehebohan di media sosial seringkali mendapatkan respons dari netizen. Sebagai contoh, liputan tentang bra dengan putingnya menarik perhatian audiens dan memicu komentar yang beragam. Begitu juga dengan berita viral tentang korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang membuka diskusi penting mengenai isu sensitif ini.

Dalam esensinya, Kumparan Woman tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga menciptakan ruang untuk refleksi dan perdebatan yang memberdayakan perempuan serta menggugah kesadaran akan isu-isu yang mungkin terlupakan.