Cari tahu yuk apa itu qurban dan keutamaannya!

Kanal Berita Filantropi Indonesia
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari FILANTROPIA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah Idul Fitri usai, sebentar lagi umat muslim akan dihadapkan dengan hari raya Islam yang lain yakni Idul Adha. Tinggal 63 hari lagi kita akan dipertemukan dengan Idul Adha. Idul Adha itu sendiri jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Hal yang paling melekat dari hari raya kedua ini yakni dengan adanya qurban.
Qurban berasal dari bahasa Arab yang berarti dekat. Dalam Islam, qurban juga disebut dengan al-udhiyah dan adh-dhahiyyah yang berarti binatang sembelihan seperti unta, sapi (kerbau), dan kambing. Hewan qurban dapat disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq sebagai bentuk taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah.
Hari-hari tasyriq yang dimaksud yakni hari yang diperbolehkan untuk menyembelih hewan qurban. Hari tersebut jatuh pada tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Setelah tiga hari tersebut tidak ada lagi waktu penyembelihannya. Untuk anjuran kapan menyembelihnya, Rasulullah SAW pernah bersabda,
“Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat, maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya. Dan barangsiapa yang menyembelih setelah shalat dan khotbah, sesungguhnya ia telah sempurnakan dan ia mendapat sunnah umat Islam.” (HR Bukhari dan Muslim).
Hukum ibadah qurban adalah wajib bagi yang mampu dan menjadi sunnah kafiyah. Sunnah kafiyah yang dimaksud yakni jika ada salah satu anggota keluarga yang berqurban, maka gugurlah tuntutan berkurban bagi anggota yang lain. Sedangkan anjuran untuk berqurbannya ialah sunnah muakkad, sunnah yang sangat dianjurkan. Sedangkan bagi orang yang mampu melakukannya lalu ia meninggalkan hal itu, maka ia dihukumi makruh.
Setelah mengetahui apa itu qurban, kapan pelaksanaannya dan bagaimana hukumnya. Selanjutnya, mari kita telusuri keutamaan apa saja dari ibadah qurban ini sendiri.
1. Menambah amal kebaikan
Selain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, salah satu keutamaan berqurban yakni dapat menambah amal kebaikan untuk bekal di kehidupan akhirat. Allah SWT akan memberikan pahala yang berlipatganda bagi setiap umat muslim yang menggunakan sebagian hartanya untuk berquban. Tidak hanya itu, hewan-hewan yang telah disembelih saat qurban nantinya akan menjadi saksi di hari perhitungan amal bagi setiap hamba Allah yang melaksanakannya.
“Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) qurban yang lebih dicintai oleh Allah Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah. Sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya dan bulunya. Sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” (HR. Ibnu Majah)
2. Sebagai syiar agama
Keutamaan lain dari menunaikan ibadah qurban ialah dapat dijadikan sebagai upaya syiar agama. Seorang muslim yang melaksanakan ibadah qurban sama halnya dengan ikut andil dalam menyebarkan pesan atau syiar agama tentang kewajiban berkurban yang diawali dari kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih anaknya, Ismail AS.
Selain itu, berqurban juga merupakan langkah dari berbagi kepada sesama karena dengan berqurban sama halnya dengan menyisihkan sebagian rezeki yang diberikan Allah SWT.
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” (QS. Al Hajj: 34)
3. Aksi sosial dan kemanusiaan
Berqurban juga bisa menjadi suatu wujud aksi sosial dan kemanusiaan. Dengan adanya hari raya Idul Adha ini, bisa menjadi jembatan bagi kita menyalurkan kebaikan dan menjadi pertolongan bagi saudara kita yang membutuhkan. Karena tak jarang, banyak saudara kita yang tak pernah merasakan lezatnya memakan daging sapi, kambing, ataupun unta.
Qurban yang dilaksanakan setiap tahunnya merupakan suatu bukti bahwa agama Islam telah mengatur segala halnya secara harmonis mulai dari dalam hal menyeimbangkan perekonomian dan aspek kemanusiaan sosial. Dalam ibadah qurban ini kita diajarkan untuk saling berbagi kepada sesama.
Selain itu, qurban juga dapat menghubungkan tali silaturahmi antara golongan yang mampu berqurban dengan fakir miskin. Qurban dapat menjadi salah satu acra agar setiap umat dapat merasakan kebahagiaan yang sama dengan menikmati rezeki dan berkah yang telah diberikan Allah SWT kepada setiap hambanya.
Setelah mengetahui penjelasan mengenai qurban di atas, semoga kita senantiasa diberi kelapangan rezeki agar bisa berqurban di tahun ini. Jika Sahabat baik merasa cukup dan mampu untuk berqurban, sebaiknya tidak ditunda lagi. Mari persiapkan Qurban terbaikmu dari sekarang!
