Kisah Ibu Siti Aminah, penerima Bingkisan Lansia yang menginspirasi

Kanal Berita Filantropi Indonesia
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari FILANTROPIA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak dari kita yang seringkali mengeluh karena harus terus bekerja dari pagi hingga petang. Bahkan di usia yang masih muda pun, semangat kita untuk terus bertahan hidup kerap memudar karena hal-hal kecil sekalipun. Seharusnya kita malu dengan orang-orang yang kurang beruntung di luar sana.
Jika kita mau membuka mata sejenak, pasti ada anak belum cukup umur yang harus rela putus sekolah demi mencari nafkah untuk keluarganya. Ada juga seorang yang sudah lanjut usia tapi masih giat mengais rezeki demi memenuhi kebutuhan hidup. Seperti yang dialami oleh salah seorang lansia berikut, namanya Ibu Siti Aminah.
Beliau adalah seorang lansia berusia sekitar 70 tahun, namun masih semangat mencari rezeki. Ibu Siti Aminah sudah dikenal akan kegigihannya oleh warga daerah Tambakwatu, Gumul, Karangnongko Kab. Klaten. Dengan berjualan nasi dan lauk setiap hari, ia masih bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
Selama bulan Ramadhan kemarin, beliau rela bangun jam 2 pagi setiap hari demi menyiapkan menu sahur sebagai modal jualannya.
“Setiap jam 2 pagi saya bangun nyiapin jualan buat sahur. Saya jual nasi sayur, nasi uduk, oseng-oseng, tempe bacem, tahu bacem, ayam, gorengan dan lain-lain,” ucap Ibu Siti Aminah pada tim ayobuatbaik.com.
Bahkan ketika ditanya masih kuat berpuasa atau tidak, beliau dengan sumringah menjawab, “Alhamdulillah saya masih kuat berpuasa belum ada yang bolong.”
Sungguh menginspirasi bukan Sahabat baik? Di usia nya yang sudah senja, Ibu Siti Aminah masih semangat berpuasa dan masih gigih berjualan demi membantu kebutuhan ekonomi keluarga. Dengan Bingkisan Cinta Lansia yang tim ayobuatbaik.com kemarin (30/4) berikan, semoga dapat menjadi berkah dan bermanfaat untuk beliau dan keluarganya. Sampai jumpa di kisah inspiratif selanjutnya!
