Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
10 Hektare Hutan di Gunung Penanjakan, Bromo, Terbakar
5 Oktober 2019 4:18 WIB
Tulisan dari JatimNow tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Kebakaran melanda kawasan hutan di Gunung Penanjakan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, sejak Kamis, (3/10). Tercatat sebanyak 10 hektare hutan ludes akibat kebakaran tersebut, Jumat (4/10).
ADVERTISEMENT
"Titik api muncul saat pukul 18.30 WIB, Kamis (3/10/2019). Hingga sampai Jumat ini, tim gabungan masih berupaya memadamkan api," jelas Kepala Resort Hutan Penanjakan TNBTS, Joko Purwito, Jumat (4/10/2019).
Menurut Joko, lokasi kebakaran yang berada di tebing curam membuat tim gabungan melakukan pemadaman dengan alat seadanya yakni dengan satu unit mobil tangki air, satu unit mobil pikap yang mengangkut beberapa drum air.
"Pemadaman juga dilakukan dengan cara memukulkan ranting pohon api," terang Joko.
Adapun tim gabungan itu di antaranya dari TNBTS, TNI, Polri, Kecamatan, Satpol PP, LMDH dan sukarelawan dari warga Wonokitri.
"Dari upaya kami memadamkan mulai kemarin sore, api baru bisa dikendalikan setelah pukul 16.00 WIB," ungkapnya.
Meskipun masih ada beberapa titik api, pemadaman terpaksa dihentikan lantaran mengacu ke standart operasional. Di sisi lain, keterbatasan personel dan faktor kelelahan petugas juga mempengaruhi.
ADVERTISEMENT
Adapun jenis-jenis tumbuhan yang terbakar antara lain jenis tanaman perdu, semak-semak, alang-alang, tegakan seperti pohon cemara gunung dan pohon akasia.
"Yang jelas malam ini kita tetap melakukan pemantauan dan besok akan kita tuntaskan," tambah Joko.
Sulitnya medan yang curam dan kencangnya angin, membuat tim gabungan yang memadamkan api kewalahan.
"Pantauan kami, dua titik yang masih mengepulkan asap itu berasal tonggak kayu yang terbakar," pungkasnya