Jaga Lingkungan, Polisi Tanam 5 Ribu Pohon di Tulungagung

Berani Realitas
Konten dari Pengguna
10 Januari 2020 11:29
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari JatimNow tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jaga Lingkungan, Polisi Tanam 5 Ribu Pohon di Tulungagung

Jaga Lingkungan, Polisi Tanam 5 Ribu Pohon di Tulungagung (348233)
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
jatimnow.com - Polres Tulungagung menggelar Tandur Bareng 5000 pohon di kawasan wisata Telaga Buret, Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini juga diikuti oleh Forkopimda serta sejumlah komunitas pecinta lingkungan. Mereka dengan semangat menanam 5000 bibit pohon, di sekitar lokasi telaga.
Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan kegiatan ini sesuai dengan arahan langsung dari Kapolri, untuk ikut serta menjaga lingkungan sekitar.
Penanaman ini juga merupakan salah satu implementasi dari jargon Polres Tulungagung yakni ASTUTI, (Agunging Sikap Tulung Tinulung), untuk mewujudkan Tulungagung Ayem Tentrem Mulyo Tinoto dan terbebas dari bencana alam.
"Ekosistem lingkungan harus tetap terjaga keseimbangannya," ujarnya, Jumat (10/1/2020).
Jaga Lingkungan, Polisi Tanam 5 Ribu Pohon di Tulungagung (348234)
zoom-in-whitePerbesar
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan dan hutan sebagai penyangga kehidupan.
Menurutnya fungsi hutan sebagai sumber energi pada saat ini sudah berkurang sehingga polusi serta bencana alam tidak terhidarkan.
ADVERTISEMENT
Selain itu manfaat hutan sebagai sumber mata air menghasilkan oksigen serta terpeliharanya satwa dan ketika musim hujan dapat mencegah terjadinya longsor serta pada musim kemarau tersedianya air bersih.
"Oleh karena itu perlu dilakukan penanaman pohon untuk kelangsungan hidup," ujarnya.
Aksi penanaman pohon ini rencananya akan dilakukan di sejumlah titik. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri bersama elemen masyarakat dalam melestarikan alam.
Jika kondisi ini terjaga alam akan memberikan sumber mata air, oksigen, satwa serta mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor. Selain itu masyarakat sekitar akan diberikan kecukupan kebutuhan dari alam.
"Yang jelas kita akan galakkan kegiatan penanaman dan reboisasi di hutan yang gundul," pungkasnya.
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020