Konten Media Partner

Jenazah Bayi di Trenggalek yang Meninggal Pascaimunisasi Diautopsi

5 April 2023 12:15 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jenazah Bayi di Trenggalek yang Meninggal Pascaimunisasi Diautopsi
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
jatimnow.com - Tim Kedokteran Polisi (Dokpol) Polda Jatim melakukan pembongkaran makam jenazah bayi yang meninggal usai mendapatkan imunisasi di Trenggalek. Hal ini untuk keperluan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian bayi tersebut.
ADVERTISEMENT
Jenazah bayi berusia 5 bulan ini dimakamkan di TPU Gunung Cilik, Kelurahan Surondakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.
Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, mengatakan kegiatan autopsi ini merupakan salah satu rangkaian upaya penyelidikan yang dilakukan dalam kasus kematian bayi usai mendapatkan imunisasi. Proses autopsi dilakukan oleh Tim Dokpol Polda Jatim di area pemakaman.
"Autopsi ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian bayi tersebut," ujarnya, Rabu (05/04/2023).
Alith belum bisa memastikan berapa lama hasil autopsi akan keluar. Nantinya tim Dokpol Polda Jatim akan melaporkan hasilnya jika sudah rampung.
Sebanyak 12 saksi telah diminta keterangannya terkait kasus ini. Meski begitu polisi masih belum bisa memutuskan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.
"Ini masih kita lakukan proses penyelidikan, sudah 12 saksi yang kita minta keterangannya," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim menambahkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan saat ini sudah ada temuan sementara. Akan tetapi pihaknya akan meminta pendapat hukum dari dari salah satu universitas di Jawa Timur terkait temuan yang didapat.
"Kami masih meminta legal opinion dari salah satu kampus atas temuan sementara kami," pungkasnya.
Sebelumnya, Mukono (46) bersama dengan istrinya yang berasal dari Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek membuat laporan ke Mapolres Trenggalek, terkait kematian bayinya usai mendapatkan suntikan imunisasi. Bayi berusia 5 bulan ini mengalami demam tinggi setelah disuntik. Pihak Dinas terkait juga melakukan investigasi terkait kasus tersebut.