Siswa Dihajar Gerombolan Remaja di Pasuruan, Polisi dan Kades Bekuk 4 Pelaku

Konten Media Partner
3 Maret 2023 10:45 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Siswa Dihajar Gerombolan Remaja di Pasuruan, Polisi dan Kades Bekuk 4 Pelaku
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
jatimnow.com - Satreskrim Polres Pasuruan mengamankan empat orang yang melakukan penganiayaan terhadap siswa berseragam di Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
ADVERTISEMENT
Keempat pelaku ini masih di bawah umur dengan inisial masing-masing T, D, A, dan H. Satu pelaku berasal dari Pandaan, sedangkan tiga lainnya berasal dari Prigen. Adapun korban merupakan warga Sukoreno Kecamatan Prigen.
Menurut Kasi Humas Polres Pasuruan, Ipda Bambang keempat pelaku ditangkap di tempat berbeda, setelah video penganiayaan viral di media sosial.
"Para pelaku yang viral menghajar seorang siswa sudah kami amankan kemarin malam," jelas Ipda Bambang, Jumat (3/3/2023).
Bambang menambahkan jika satu pelaku diamankan salah satu kepala desa tempat ia tinggal di Kecamatan Pandaan. Penangkapan ini dilakukan untuk menghindari amuk massa yang sudah mengepung rumah pelaku.
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
Sementara tiga pelaku lainnya diamankan anggota Polres Pasuruan, juga lantaran dikepung warga.
ADVERTISEMENT
"Keluarga korban dan warga lain kemarin mengamuk dan menggeruduk rumah para pelaku. Jadi polisi sempat meredam amarah warga sebelum para pelaku dibawa ke Mapolres Pasuruan," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, video viral yang merekam aksi sekelompok pemuda menghajar dan membanting seorang siswa berseragam sekolah viral di Facebook.
Dari potongan video tersebut, sosok yang paling banyak melakukan penganiayaan adalah sosok pemuda dengan ciri-ciri berkulit hitam dan rambut gondrong.
"Viralkan sebelum dikurung dan dipenjara. Semoga kamu cepat tertangkap, pemuda berwajah menjos," jelas Mey, yang mengunggah dua video tersebut.
Aksi mengeroyokan yang dilakukan para pemuda sok jagoan itu kemudian ramai dikecam netizen di media sosial, utamanya warga Pasuruan.
"Kok tega anak kecil dihajar, musuh mu gak imbang," tulis Yudha Pratama di media sosial.
ADVERTISEMENT
"Kok seumpama itu keluarga ku yang ditendang, ku cari rumahnya sampai ketemu, lalu ku hajar di depan orang tuanya," cetus akun bernama Dila.