Air Rebusan Daun Sirih Dapat Menyebabkan Iritasi pada Mata

Tulisan dari JAVID MUHAMMAD IQBAL tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daun sirih atau dalam bahasa latin piper betle merupakan daun yang sering banyak digunakan untuk obat herbal. Daun sirih mengandung protein, iodin, sodium, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, asam nikotinat, flavonoid, fenol, tanin, saponin, polifenolat, dan minyak atsiri. Manfaat dari daun sirih sangat banyak, yakni menyehatkan saluran pencernaan, membantu penyembuhan luka, menjaga kadar gula darah, mencegah infeksi bakteri, membantu menjaga kebersihan gigi dan mulut, dan lain sebagainya. Penggunaan daun sirih biasanya dengan cara direbus atau dalam bentuk minyak atsiri.
Manfaat air rebusan daun sirih untuk mengatasi infeksi pada mata ternyata hanya rumor belaka. Nyatanya air rebusan daun sirih dapat mengiritasi mata karena terdapat perbedaan pH mata dengan pH air rebusan daun sirih sehingga dapat menyebabkan luka pada permukaan mata.
Air rebusan daun sirih bersifat asam sehingga menimbulkan reaksi perubahan tingkat keasaman pada lapisan epitel mata yang dapat menyebabkan erosi epitel kornea sehingga mata terasa lebih perih. Selain itu, rusaknya lapisan epitel kornea mata dapat memudahkan terjadinya infeksi bakteri, virus, maupun jamur.
Daun sirih tidak bersifat steril. Pada permukaannya terdapat mikroorganisme berupa jamur yang dapat menimbulkan infeksi pada mata.
Ketika air rebusan daun sirih digunakan untuk membasuh mata yang mengalami infeksi, mikroorganisme jamur dari daun sirih tersebut akan menginfeksi mata. Kondisi tersebut menimbulkan penyakit konjungtivitis atau keratitis jamur.
Mata merupakan organ yang sangat sensitif, maka dari itu alangkah baiknya dalam pengobatan serta terapi yang dilakukan melalui dokter umum ataupun dokter spesialis mata. Pengobatan yang sembarangan dapat memperburuk kondisi mata yang sakit.
