Konten dari Pengguna

Balon Mimpiku: Mahasiswa FBD UB Ajak Siswa SD Gali Potensi dan Cita-Cita

Jefa Febria Mahendra

Jefa Febria Mahendra

Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jefa Febria Mahendra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumberbening, 17 Juli 2025 – Mahasiswa Universitas Brawijaya melalui program FISIP Bakti Desa (FBD) kelompok 46 tahun 2025 sukses melaksanakan program kerja bertajuk “Balon Mimpiku: Program Ekspresi Diri dan Perencanaan” di SDN 1 Sumberbening. Kegiatan ini difokuskam pada siswa-siswi kelas 5 dan berlangsung dengan penuh antusias pada hari pelaksanaannya.

Pelaksanaan program kerja Balon Mimpiku.
zoom-in-whitePerbesar
Pelaksanaan program kerja Balon Mimpiku.

Belajar Mengenal Diri Lewat Aktivitas Sederhana

Program ini dirancang untuk membantu siswa-siswi kelas 5 mengenal potensi diri, mengungkapkan perasaan, serta mulai merancang impian mereka di masa depan. Di tengah rutinitas pembelajaran formal, kegiatan seperti "Balon Mimpiku" menjadi alternatif pembelajaran yang menyentuh sisi emosional dan motivasional anak. Dengan pendekatan yang menyenangkan, mahasiswa FBD UB kelompok 46 menghadirkan aktivitas seperti menulis mimpi di kertas berbentuk balon, diskusi ringan seputar cita-cita, serta permainan yang membangun rasa percaya diri dan kekompakkan.

Mimpi anak-anak yang beragam.

Mimpi Anak-Anak yang Sederhana tapi Menyentuh

Beberapa siswa menuliskan mimpi menjadi dokter agar bisa mengobati orang yang sakit, ada juga yang ingin menjadi guru agar bisa membagikan ilmu yang bermanfaat. Tulisannya sederhana, tetapi penuh makna dan harapan besar. Balon-balon kertas itu kemudian ditempel di “Balon Mimpi” yang telah dibuat oleh mahasiswa sebagai simbol bahwa mimpi bisa terbang tinggi.

Foto bersama adik-adik dan output program.

Penyusunan dan Output Program

Mahasiswa FBD UB Kelompok 46 menyusun materi program berlandaskan dengan Teori kebutuhan Maslow tepatnya pada tingkat Aktualisasi diri, dan metode pembelajaran partisipatif, serta komunikasi yang ramah anak. Persiapannya meliputi penyusunan alat bantu, perencanaan alur kegiatan, hingga penyiapan materi cetak yang mendukung aktivitas kelas.

Sebagai luaran karya, mahasiswa FBD UB kelompok 46 juga membuat infografis edukatif mengenai pengenalan cita-cita yang dikombinasikan dengan kumpulan kertas balon hasil karya siswa. Balon-balon tersebut ditempel dan dipajang sebagai visualisasi mimpi anak-anak, sekaligus menjadi dokumentasi simbolis dari keberhasilan program ini dalam memantik semangat bermimpi.

Pelaksanaan games yang berkaitan dengan materi.

Dukungan Sekolah dan Harapan Keberlanjutan

Kepala sekolah SDN 1 Sumberbening mengapresiasi kehadiran mahasiswa FBD UB dalam menciptakan ruang belajar alternatif yang edukatif namun tetap menyenangkan. Ia berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa FISIP UB dan menjadi contoh nyata bagaimana ilmu yang dipelajari di kampus bisa diterapkan langsung untuk memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak.