Apa Itu Angpao? Sejarah dan Makna Tradisi Angpao
Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tradisi memberi angpao begitu lekat dengan perayaan Imlek di masyarakat Tionghoa. Banyak orang mengenal angpao sebagai amplop merah berisi uang, namun maknanya jauh lebih dalam dari sekadar hadiah. Melalui angpao, nilai-nilai budaya, harapan, dan kebersamaan diwariskan dari generasi ke generasi.
Pengertian Angpao dalam Tradisi Imlek
Angpao dikenal luas sebagai bagian penting dari tradisi Imlek. Menurut artikel Makna Simbolik Tradisi Angpao Perayaan Imlek Pada Masyarakat Etnis Tionghoa di Kota Bengkulu oleh Novita Charoline dkk., angpao memiliki makna simbolis yang kuat dalam budaya Tionghoa.
Definisi Angpao dan Fungsinya
Angpao adalah amplop merah berisi uang yang dimaknai sebagai simbol berbagi rezeki, saling menghormati, dan berbagi kebahagiaan. Fungsinya tidak hanya sebagai hadiah, tetapi juga wujud doa untuk keberuntungan dan kesejahteraan bagi penerima.
Simbolisme Angpao dalam Budaya Tionghoa
Warna merah melambangkan kebahagiaan dan menolak nasib buruk. Tradisi ini diyakini membawa keberkahan serta memupuk hubungan baik antar anggota keluarga maupun komunitas.
Sejarah dan Asal Usul Tradisi Angpao
Tradisi angpao telah ada sejak lama dan terus dipertahankan dalam perayaan Imlek sebagai bagian dari kebiasaan budaya masyarakat Tionghoa.
Perkembangan Tradisi Angpao di Indonesia
Menurut artikel Makna Simbolik Tradisi Angpao Perayaan Imlek Pada Masyarakat Etnis Tionghoa di Kota Bengkulu, Tradisi angpao di Indonesia tetap bertahan dan beradaptasi dengan budaya setempat. Masyarakat Tionghoa memberi angpao sebagai simbol perhatian, tanpa memandang besar kecilnya isi amplop.
Mitos dan Kepercayaan Seputar Angpao
Berbagai mitos dan kepercayaan turut mempengaruhi cara masyarakat memaknai angpao. Kisah dan pesan moral melekat dalam setiap amplop merah yang dibagikan.
Mitos Populer Tradisi Angpao
Menurut artikel Adaptasi Tradisi Angpao saat Hari Raya Lebaran di Purwokerto: Perspektif Teori Agil Talcott Parsons oleh Destyanisa Tazkiyah, jumlah uang dalam angpao memiliki makna penting dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa. Umumnya, angpao diberikan dalam nominal angka genap, seperti 6 atau 8. Angka 6 dalam bahasa Mandarin dibaca liù (六), yang berarti “mengalir”, melambangkan harapan agar rezeki terus mengalir dari tahun ke tahun. Sementara itu, angka 8 dibaca bā (八), yang jika diucapkan berulang terdengar seperti fā dari kata fācái (发财) yang bermakna kemakmuran atau kekayaan. Sebaliknya, angka 4 dihindari karena dalam bahasa Mandarin dibaca sì (四), yang bunyinya menyerupai sǐ(死) yang berarti kematian, sehingga dianggap tidak membawa keberuntungan.
Nilai-Nilai Filosofis dalam Pemberian Angpao
Pemberian angpao dimaknai sebagai simbol berbagi rezeki, saling menghormati, dan berbagi kebahagiaan dalam tradisi Imlek.
Kesimpulan
Angpao bukan sekadar simbol keberuntungan pada perayaan Imlek. Tradisi ini mencerminkan harapan, kebahagiaan, serta hubungan erat antargenerasi di masyarakat Tionghoa. Pemberian angpao juga mengandung pesan moral agar selalu berbagi kebaikan dan mempererat ikatan sosial. Dengan demikian, tradisi angpao tetap relevan dan penuh makna hingga sekarang.
Reviewed by Melody Aria Putri, S.Hum., Gr.
Baca Juga: Mengenal Budaya Indonesia sebagai Warisan Keragaman dan Identitas Nusantara