Konten dari Pengguna

Apa Itu Angpao? Sejarah dan Makna Tradisi Angpao

J

Jejak Sejarah

Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Angpao Imlek. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Angpao Imlek. Foto: Pixabay.

Tradisi memberi angpao begitu lekat dengan perayaan Imlek di masyarakat Tionghoa. Banyak orang mengenal angpao sebagai amplop merah berisi uang, namun maknanya jauh lebih dalam dari sekadar hadiah. Melalui angpao, nilai-nilai budaya, harapan, dan kebersamaan diwariskan dari generasi ke generasi.

Pengertian Angpao dalam Tradisi Imlek

Angpao dikenal luas sebagai bagian penting dari tradisi Imlek. Menurut artikel Makna Simbolik Tradisi Angpao Perayaan Imlek Pada Masyarakat Etnis Tionghoa di Kota Bengkulu oleh Novita Charoline dkk., angpao memiliki makna simbolis yang kuat dalam budaya Tionghoa.

Definisi Angpao dan Fungsinya

Angpao adalah amplop merah berisi uang yang dimaknai sebagai simbol berbagi rezeki, saling menghormati, dan berbagi kebahagiaan. Fungsinya tidak hanya sebagai hadiah, tetapi juga wujud doa untuk keberuntungan dan kesejahteraan bagi penerima.

Simbolisme Angpao dalam Budaya Tionghoa

Warna merah melambangkan kebahagiaan dan menolak nasib buruk. Tradisi ini diyakini membawa keberkahan serta memupuk hubungan baik antar anggota keluarga maupun komunitas.

Sejarah dan Asal Usul Tradisi Angpao

Tradisi angpao telah ada sejak lama dan terus dipertahankan dalam perayaan Imlek sebagai bagian dari kebiasaan budaya masyarakat Tionghoa.

Perkembangan Tradisi Angpao di Indonesia

Menurut artikel Makna Simbolik Tradisi Angpao Perayaan Imlek Pada Masyarakat Etnis Tionghoa di Kota Bengkulu, Tradisi angpao di Indonesia tetap bertahan dan beradaptasi dengan budaya setempat. Masyarakat Tionghoa memberi angpao sebagai simbol perhatian, tanpa memandang besar kecilnya isi amplop.

Mitos dan Kepercayaan Seputar Angpao

Berbagai mitos dan kepercayaan turut mempengaruhi cara masyarakat memaknai angpao. Kisah dan pesan moral melekat dalam setiap amplop merah yang dibagikan.

Mitos Populer Tradisi Angpao

Menurut artikel Adaptasi Tradisi Angpao saat Hari Raya Lebaran di Purwokerto: Perspektif Teori Agil Talcott Parsons oleh Destyanisa Tazkiyah, jumlah uang dalam angpao memiliki makna penting dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa. Umumnya, angpao diberikan dalam nominal angka genap, seperti 6 atau 8. Angka 6 dalam bahasa Mandarin dibaca liù (六), yang berarti “mengalir”, melambangkan harapan agar rezeki terus mengalir dari tahun ke tahun. Sementara itu, angka 8 dibaca bā (八), yang jika diucapkan berulang terdengar seperti dari kata fācái (发财) yang bermakna kemakmuran atau kekayaan. Sebaliknya, angka 4 dihindari karena dalam bahasa Mandarin dibaca sì (四), yang bunyinya menyerupai sǐ(死) yang berarti kematian, sehingga dianggap tidak membawa keberuntungan.

Nilai-Nilai Filosofis dalam Pemberian Angpao

Pemberian angpao dimaknai sebagai simbol berbagi rezeki, saling menghormati, dan berbagi kebahagiaan dalam tradisi Imlek.

Kesimpulan

Angpao bukan sekadar simbol keberuntungan pada perayaan Imlek. Tradisi ini mencerminkan harapan, kebahagiaan, serta hubungan erat antargenerasi di masyarakat Tionghoa. Pemberian angpao juga mengandung pesan moral agar selalu berbagi kebaikan dan mempererat ikatan sosial. Dengan demikian, tradisi angpao tetap relevan dan penuh makna hingga sekarang.

Reviewed by Melody Aria Putri, S.Hum., Gr.

Baca Juga: Mengenal Budaya Indonesia sebagai Warisan Keragaman dan Identitas Nusantara