Kenapa Uni Soviet Bubar? Ini Faktor Penyebabnya
Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991 menjadi salah satu peristiwa paling mengejutkan dalam sejarah dunia modern. Negara adidaya yang pernah mendominasi separuh Eropa dan bersaing ketat dengan Amerika Serikat dalam Perang Dingin tiba-tiba lenyap dari peta politik global.
Pembubaran Uni Soviet bukan terjadi dalam semalam, melainkan hasil dari akumulasi berbagai permasalahan yang sudah mengakar sejak beberapa dekade sebelumnya. Kombinasi krisis ekonomi, reformasi yang salah arah, hingga tekanan nasionalisme dari republik-republik anggota menjadi pemicu utama kehancuran negara sosialis terbesar di dunia tersebut.
Faktor Utama Keruntuhan Uni Soviet
Keruntuhan Uni Soviet dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Menurut artikel collapse of the Soviet Union Russian history oleh Britannica, kemerosotan ekonomi pada dekade 1980-an memperburuk ketegangan etnis, regionalisme, dan nasionalisme di berbagai republik anggota. Pada saat yang sama, kebijakan glasnost (keterbukaan) dan perestroika (restrukturisasi) yang diperkenalkan Mikhail Gorbachev justru melepaskan berbagai tuntutan politik yang selama ini terpendam. Reformasi tersebut melemahkan pengaruh Partai Komunis sekaligus mendorong semakin kuatnya tuntutan otonomi dan kemerdekaan dari sejumlah republik, terutama negara-negara Baltik dan kawasan lainnya.
Proses Akhir Pembubaran Uni Soviet
Proses pembubaran Uni Soviet mencapai puncaknya setelah kudeta terhadap Mikhail Gorbachev pada Agustus 1991 gagal. Perlawanan yang dipimpin Boris Yeltsin berhasil menggagalkan upaya kelompok garis keras untuk mempertahankan sistem lama. Setelah peristiwa tersebut, republik-republik anggota semakin cepat menyatakan kemerdekaannya. Pada 8 Desember 1991, para pemimpin Rusia, Belarus, dan Ukraina menyatakan bahwa Uni Soviet telah berakhir dan membentuk Commonwealth of Independent States (CIS). Selanjutnya, pada 25 Desember 1991 Mikhail Gorbachev mengundurkan diri sebagai presiden Uni Soviet, bendera Soviet diturunkan dari Kremlin, dan pada 31 Desember 1991 Uni Soviet resmi dibubarkan.
Reviewed by Melody Aria Putri, M.Hum., Gr.
Baca Juga: Sejarah Kota dan Jejak Peradabannya di Indonesia