Pengertian & Contoh UMKM: Memahami Usaha Mikro, Kecil & Menengah
Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Usaha mikro, kecil, dan menengah ini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari warung kelontong hingga industri rumahan. Memahami pengertian serta contoh UMKM sangat penting untuk mengenali peran dan tantangannya di masyarakat.
Apa yang Dimaksud dengan UMKM
UMKM memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian nasional. Menurut buku Manajemen Usaha Kecil dan Menengah oleh Dewi Suryani Purba, dkk., UMKM merupakan usaha ekonomi produktif yang dijalankan individu atau badan usaha secara mandiri sesuai kriteria yang ditetapkan dalam peraturan.
Definisi UMKM
UMKM merupakan usaha produktif yang berdiri sendiri dan dijalankan secara mandiri oleh individu maupun badan usaha.
Kriteria UMKM di Indonesia
Kriteria UMKM di Indonesia ditentukan berdasarkan besaran aset, omzet tahunan, serta jumlah tenaga kerja yang dimiliki oleh pelaku usaha, antara lain:
Kriteria usaha mikro dengan asset maksimal sebesar 50 juta dan omzet sebesar 300 juta.
Kriteria dari usaha kecil yaitu asset sebesar 50 juta hingga 500 juta dan omzet dari 300 juta hingga 2,5 miliar.
Kriteria dari usaha menengah adalah asset sebesar 500 juta hingga 10 miliar dan omzet dari 2,5 miliar hingga 50 miliar.
Contoh UMKM
UMKM dapat berupa usaha sektor informal seperti pedagang kaki lima, kerajinan tangan, dan usaha kuliner yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat.
Pentingnya Peran UMKM bagi Perekonomian
UMKM memberikan dampak besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Peranannya tidak hanya menciptakan lapangan kerja, namun juga membantu pemerataan ekonomi di berbagai daerah.
Kontribusi UMKM terhadap Lapangan Kerja
UMKM memiliki kontribusi besar dalam menyerap tenaga kerja sehingga membantu menurunkan tingkat pengangguran masyarakat.
Tantangan yang dihadapi UMKM
UMKM kerap menghadapi kendala seperti akses modal yang terbatas, persaingan pasar yang ketat, dan keterbatasan teknologi. Oleh sebab itu, dukungan pemerintah dan pelatihan usaha sangat dibutuhkan agar UMKM bisa terus berkembang.
Kesimpulan
UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia. Mulai dari usaha mikro hingga menengah, sektor ini memberikan peluang usaha serta lapangan kerja yang luas. Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional yang perlu terus didukung dan dikembangkan.
Reviewed by Melody Aria Putri, S.Hum., Gr.
Baca Juga: Mengenal Budaya Indonesia sebagai Warisan Keragaman dan Identitas Nusantara