Konten dari Pengguna

Prasasti: Pengertian dan Jenis-Jenisnya

J

Jejak Sejarah

Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Prasasti. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Prasasti. Foto: Pixabay.

Prasasti menjadi salah satu sumber penting dalam memahami sejarah Nusantara. Pengertian prasasti dan jenis-jenisnya telah dibahas dalam berbagai literatur. Melalui prasasti, jejak peradaban dan pemerintahan kuno di Indonesia dapat diketahui secara lebih jelas.

Definisi Prasasti

Menurut buku Prasasti & Raja-Raja Nusantara oleh Triagangga, dkk., prasasti merupakan tulisan yang dipahat pada bahan yang tahan lama seperti batu atau logam. Istilah prasasti berasal dari bahasa Sanskerta yang pada awalnya berarti puji-pujian, kemudian berkembang menjadi piagam atau maklumat yang berisi keputusan, peringatan peristiwa, serta kebijakan penguasa pada masa lampau.

Fungsi Prasasti

Dalam kajian sejarah, prasasti dipandang sebagai sumber data yang sangat penting karena mampu membantu merekonstruksi kehidupan masa lalu dari berbagai aspek, seperti sosial, ekonomi, keagamaan, dan hukum.

Tujuan dibuatnya Prasasti

Prasasti dibuat untuk berbagai tujuan, antara lain memperingati suatu peristiwa, meresmikan tanah atau bangunan, menetapkan wilayah perdikan, hingga mencatat keputusan hukum dan peraturan yang berlaku pada masa itu.

Jenis-Jenis Prasasti di Nusantara

Prasasti yang ditemukan di berbagai daerah di Indonesia sangat beragam, baik dari segi bahan maupun isinya. Pengelompokan jenis prasasti membantu peneliti dalam memahami perkembangan budaya dan pemerintahan di Nusantara.

Klasifikasi Berdasarkan Bahan

  • Prasasti Batu: Media paling umum, tahan lama, dan mudah ditemukan.

  • Prasasti Logam: Biasanya menggunakan tembaga atau perunggu, lebih langka namun detail tulisannya terjaga.

  • Prasasti Lontar: Menggunakan daun lontar, lebih rentan rusak, umumnya ditemukan di daerah yang memiliki tradisi literasi kuat.

  • Prasasti Tanah Liat: Prasasti ini disebut juga clay tablet, tulisannya pendek dan rapat.

Klasifikasi Berdasarkan Masa dan Isi

Berdasarkan isinya, prasasti pada awalnya berisi puji-pujian kepada raja, kemudian berkembang menjadi catatan peristiwa, penetapan wilayah, keputusan hukum, serta peraturan yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan pemerintahan.

Contoh Prasasti dan Peranannya dalam Sejarah

Berbagai prasasti penting telah ditemukan dan menjadi sumber utama pengetahuan tentang sejarah kerajaan di Indonesia.

Contoh Prasasti Terkenal di Nusantara

Beberapa prasasti yang kerap disebut antara lain Prasasti Yupa (Kutai), Prasasti Ciaruteun (Tarumanagara), dan Prasasti Kedukan Bukit (Sriwijaya). Setiap prasasti memberikan gambaran unik tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan pada zamannya.

Peranan Prasasti dalam Mengetahui Sejarah Raja-Raja Nusantara

Prasasti menjadi sumber utama dalam rekonstruksi sejarah raja-raja dan kerajaan Nusantara. Melalui isi prasasti, silsilah, kebijakan, serta batas wilayah kekuasaan dapat diketahui lebih mendalam.

Kesimpulan

Pemahaman tentang pengertian prasasti dan jenis-jenisnya menurut Trigangga sangat membantu dalam menelusuri sejarah Nusantara. Prasasti tidak hanya menjadi bukti peradaban, tetapi juga sumber otentik untuk merekonstruksi sejarah kerajaan dan kehidupan masyarakat masa lalu. Oleh karena itu, keberadaan prasasti memiliki nilai historis yang sangat tinggi.

Reviewed by Melody Aria Putri, S.Hum., Gr.

Baca Juga: Mengenal Budaya Indonesia sebagai Warisan Keragaman dan Identitas Nusantara