Konten dari Pengguna

Sejarah dan Geografi Makassar: Kota Metropolitan di Sulawesi Selatan

J

Jejak Sejarah

Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kota Makassar. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kota Makassar. Foto: Pixabay.

Makassar dikenal sebagai kota terbesar di kawasan timur Indonesia dan telah lama menjadi pusat pertumbuhan di Sulawesi Selatan. Kota ini memiliki sejarah yang kaya serta posisi geografis strategis yang menjadikannya hub penting di Indonesia. Artikel ini akan membahas sejarah Makassar, letak geografis, dan perkembangan kotanya secara ringkas dan informatif.

Sejarah Singkat Kota Makassar

Makassar memiliki perjalanan sejarah yang panjang sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan utama di Indonesia timur. Menurut laman resmi Pemerintah Kota Makassar, wilayah ini sudah berkembang sejak abad ke-16 dan menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi dan budaya di masa lalu.

Perkembangan Makassar dari Masa ke Masa

Sejak masa kerajaan Gowa-Tallo, Makassar telah tumbuh sebagai kota pelabuhan yang ramai. Transformasi Makassar terus berlanjut, mulai dari era kolonial hingga menjadi ibu kota provinsi yang sibuk dan modern seperti sekarang.

Peran Makassar sebagai Kota Pelabuhan Strategis

Letak Makassar di pesisir barat daya Sulawesi menjadikannya pintu gerbang perdagangan antara wilayah timur dan barat Indonesia. Posisi ini memperkuat peran Makassar sebagai penghubung utama transportasi laut dan darat.

Kondisi Georafis Makassar

Berdasarkan dokumen Kota Makassar dalam Angka 2025 oleh BPS Kota Makassar, Kota Makassar memiliki luas wilayah sekitar 175,77 km² yang terbagi ke dalam 15 kecamatan dan 153 kelurahan. Kecamatan Biring Kanaya merupakan wilayah terluas dengan luas mencapai 48,22 km² atau sekitar 27,43 persen dari total wilayah kota. Sementara itu, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang menjadi kecamatan dengan wilayah terkecil, yakni sekitar 1,54 km² atau hanya 0,88 persen dari luas Kota Makassar secara keseluruhan.

Demografis Kota Makassar

Pada tahun 2024, jumlah penduduk Kota Makassar mencapai sekitar 1,48 juta jiwa, dengan komposisi 734.008 laki-laki dan 743.853 perempuan. Rasio jenis kelamin sebesar 98,68 menunjukkan bahwa jumlah penduduk perempuan sedikit lebih banyak dibandingkan laki-laki. Dengan luas wilayah 175,77 km², kepadatan penduduk Kota Makassar tercatat sekitar 8.408 jiwa per kilometer persegi. Kecamatan Makassar merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi, sedangkan kepadatan terendah terdapat di Kecamatan Tamalanrea.

Kesimpulan

Makassar memiliki sejarah panjang sebagai pelabuhan strategis yang berperan besar dalam perkembangan ekonomi kawasan timur Indonesia. Secara geografis, kota ini menempati posisi penting di Sulawesi Selatan dengan luas wilayah yang mendukung aktivitas perdagangan dan urbanisasi. Dengan pertumbuhan penduduk dan infrastruktur yang terus berkembang, Makassar semakin kokoh sebagai kota metropolitan yang dinamis dan modern.

Reviewed by Melody Aria Putri, S.Hum., Gr.