Konten dari Pengguna

Sejarah dan Geografi Tomohon: Fakta Menarik Kota di Sulawesi Utara

J

Jejak Sejarah

Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Anak-anak di Tomohon. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak-anak di Tomohon. Foto: Pixabay.

Kota Tomohon dikenal sebagai salah satu kota menarik di Sulawesi Utara. Kota ini punya sejarah panjang dan keunikan geografis yang membuatnya berbeda dari daerah lain di sekitarnya. Kombinasi antara sejarah dan kondisi geografis inilah yang membentuk karakter masyarakat Tomohon saat ini.

Jejak Sejarah Awal Tomohon

Tomohon telah dikenal sejak abad ke-19 dan tercatat dalam karya etnografis Pendeta N. Graafland, yang menulis tentang wilayah Tomohon sekitar tahun 1850. Menurut laman resmi Pemerintah Kota Tomohon, dalam perkembangannya, Tomohon tumbuh sebagai salah satu pusat permukiman penting dan kemudian berfungsi sebagai ibu kota kecamatan di Kabupaten Minahasa.

Aspirasi Pemekaran Daerah

Memasuki awal dekade 2000-an, seiring bergulirnya era reformasi dan penerapan otonomi daerah, muncul aspirasi masyarakat Minahasa untuk melakukan pemekaran wilayah. Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama DPRD serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kemudian merekomendasikan pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kota Tomohon sebagai upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pembentukan Kota Tomohon

Pembentukan Kota Tomohon ditetapkan melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2003 tanggal 27 Januari 2003. Kota Tomohon secara resmi diresmikan pada 4 Agustus 2003 oleh Menteri Dalam Negeri Harry Sabarno atas nama Presiden Republik Indonesia. Selanjutnya, melalui hasil Pemilu 2004, ditetapkan Peraturan Daerah tentang Lambang Daerah dan Hari Jadi Kota Tomohon.

Kepemimpinan dan Pemerintahan Kota

Sejak terbentuk sebagai daerah otonom, Kota Tomohon dipimpin oleh sejumlah penjabat dan wali kota definitif. Kepemimpinan pertama dijalankan oleh para penjabat wali kota hingga tahun 2005, kemudian dilanjutkan oleh wali kota hasil pemilihan.

Geografi Kota Tomohon

Berdasarkan dokumen Kota Tomohon dalam Angka 2025 oleh BPS Kota Tomohon, Tomohon merupakan wilayah dataran tinggi dengan ketinggian rata-rata sekitar 786 meter di atas permukaan laut. Pusat Kota Tomohon berada pada koordinat 1°18’51” Lintang Utara dan 124°49’40” Bujur Timur, dengan luas wilayah mencapai 149,1 km². Di antara kecamatan yang ada, Kecamatan Tomohon Utara merupakan wilayah terluas dengan luas sekitar 60,06 km².

Iklim Kota Tomohon

Dari aspek klimatologis, pada tahun 2024 curah hujan tertinggi tercatat pada bulan Januari dengan intensitas sekitar 634,30 mm, sementara curah hujan terendah terjadi pada bulan September dengan nilai sekitar 105,00 mm.

Kondisi Demografi

Berdasarkan Proyeksi Interim Tahun 2024, jumlah penduduk Tomohon tercatat sebanyak 103.812 jiwa. Pada tahun yang sama, rasio jenis kelamin mencapai 102,4, yang menunjukkan jumlah penduduk laki-laki sedikit lebih besar dibandingkan perempuan. Adapun kepadatan penduduk Kota Tomohon pada tahun 2024 mencapai sekitar 4.461 jiwa per km².

Kesimpulan

Sejarah dan geografi Tomohon membentuk identitas unik bagi kota ini. Proses pemekaran wilayah dan perkembangan administratif berjalan beriringan dengan perubahan demografi serta kondisi alam yang khas. Memahami Tomohon dari data resmi memberi gambaran utuh tentang perkembangan kota, mulai dari sisi sejarah hingga faktor geografis yang memengaruhi kehidupan masyarakat.

Reviewed by Melody Aria Putri, S.Hum., Gr.