Amazon Buat 'Smart Lock' untuk Mudahkan Pengiriman Langsung ke Dalam Rumah Pelanggan

Merekam jejak-jejak teknologi yang semakin sulit dilepaskan dari aspek kehidupan manusia dan lingkungannya.
Tulisan dari Jejak Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Amazon Prime (Foto : Toms Guide)
Amazon berencana untuk langsung menaruh paket barang pesanan ke rumah konsumennya yang dilansir Reuters (25/10).
Pada hari Rabu silam peritel daring terbesar ini mengumumkan kehadiran Amazon Key, sebuah kunci dan sistem kamera yang dikendalikan penggunanya dari jauh untuk mengizinkan kurir menaruh barang di dalam rumah. Konsumen dapat membuat kata kunci sementara bagi teman mau pun layanan pengiriman lain untuk bisa masuk.
Kebijakan yang dirancang selama lebih dari setahun ini dapat membantu Amazon meraih penjualan dari pembeli yang tidak bisa tinggal di rumah untuk langsung menerima kiriman dan tidak ingin paketnya dicuri setelah ditinggalkan di luar rumah.
Hal ini juga menandakan ambisi Amazon di pasar gawai keamanan rumah yang sedang tumbuh, di mana Nest Labs milik Alphabet juga telah ikut bermain.
“Amazon Key bukanlah eksperimen bagi kami,” kata Peter Larsen, wakil presiden Amazon bidang teknologi pengiriman. “Produk ini adalah bagian inti dari kenyamanan berbelanja di Amazon untuk ke depannya.”
Para anggota klub belanja Amazon Prime dapat membayar mulai dari USD 249,99 ke atas untuk mendapatkan kamera yang dikendalikan oleh jaringan cloud serta kunci untuk mengambil tawaran dari Amazon.
Kurir akan diberitahu untuk memencet bel atau mengetuk pintu ketika tiba di rumah konsumen. Jika tak seorang pun menyambutnya, mereka akan memencet ‘buka’ di aplikasi mobilenya, dan Amazon dengan segera memeriksa sistemnya untuk memastikan kurir dan paketnya memang telah tiba di tujuan.
Kamera kemudian akan menayangkan video kepada pembeli yang dapat melihat pengiriman dari jauh. Kurir tidak bisa melanjutkan pengiriman sebelum rumah yang didatanginya dikunci kembali.
Larsen mengatakan pencurian bukan ‘sesuatu yang terjadi saat praktik’ berdasarkan uji coba dari Amazon Key. Dalam beberapa kasus Amazon akan mengganti rugi konsumen jika ternyata muncul masalah.
Belum cukup jelas apakah perlindungan yang ditawarkan akan menghapus kekhawatiran dari para konsumen.
Permintaan untuk sistem penguncian pintar sejauh ini masih relatif kecil jika dibandingkan dengan gawai terkoneksi dalam bentuk pengeras suara Amazon Echo, berdasarkan survei dari TECHnalysis Research.
“Para pembeli tidak rela memberikan kendali kunci rumahnya kepada kurir yang sama sekali tidak mereka kenal,” jelas Michael Pachter yang merupakan analis dari Wedbush Securities.
Pachter menyebut kebijakan ini bisa jadi upaya Amazon untuk lebih menjangkau pasar dari jasa keamanan rumah, yang dicari oleh anggota Prime berpenghasilan tinggi.
Amazon Key belum terintegrasi dengan sistem alarm rumah.
Amazon Key akan diluncurkan pada tanggal 8 November di 37 lokasi di Amerika.
