Konten dari Pengguna

Broadcom Berniat Beli Perusahaan Piranti Lunak CA

Jejak Tekno

Jejak Tekno

Merekam jejak-jejak teknologi yang semakin sulit dilepaskan dari aspek kehidupan manusia dan lingkungannya.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Broadcom Berniat Beli Perusahaan Piranti Lunak CA
zoom-in-whitePerbesar

Broadcom (Foto : Reuters)

Broadcom mengumumkan pembelian perusahaan piranti lunak CA senilai 18,9 milyar dolar AS, merambah jauh keluar dari bisnis semikondoktur dan menguji kepercayan investor terhadap kredibilitas CEO Hock Tan dalam melakukan pembelian.

Pembelian CA yang disampaikan lewat pernyataan bersama, dilakukan hanya empat bulan setelah Donald Trump menghalangi penawaran Broadcom senilai 117 millyar dolar AS terhadap Qualcomm dengan alasan mengancam keamanan nasional.

Broadcom kemudian berpindah domisili dari Singapura ke Amerika, menempatkan mereka di luar ranah pengawasan badan investasi asing Amerika (CFIUS).

Pembelian perusahaan telah menjadi kunci dalam ekspansi Broadcom, ditandai meningkatnya pangsa pasar chip dari 4 persen di tahun 2013 ke 30 persen tahun ini berkat akuisisi yang dikomandoi oleh Tan.

Namun pilihan akuisisi terbaru Tan, diberitakan Reuters mengejutkan Wall Street dan menjatuhkan saham Broadcom hingga 7 persen.

Para investor dan analis berbondong-bondong mengidentifikasi sinergi potensial sebab pembelian kali ini lebih terlihat sebagai investasi finansial ketimbang kombinasi bisnis komplementer Broadcom.

“Investor akan berupaya mendapat kenyamanan dari rasionalisasi strategis serta dampak pembelian ini terhadap alokasi modal,” kata analis Amit Daryanani dari RBC Capital Markets.

Chip buatan Broadcom memberdayai ponsel pintar, komputer, dan peralatan jejaring. Sedangkan CA, spesialisasinya adalah perangkat lunak untuk perangkat mainframe, server besar yang secara perlahan oleh perusahaan-perusahaan mulai digantikan dengan cloud.

Perbedaan ini berarti Broadcom akan mengambil keuntungan utamanya dari pendapatan terkini CA, ketimbang lewat sinergi operasional.