• 0

USER STORY

Fitur Baru Slack : Berbagi Kanal Lintas Perusahaan

Fitur Baru Slack : Berbagi Kanal Lintas Perusahaan


Stewart Butterfield, CEO Slack (Foto : Business Insider)
Slack, aplikasi pengiriman pesan yang populer untuk komunikasi antar rekan kerja di dalam satu perusahaan, sekarang melebarkan fokusnya untuk memudahkan orang-orang berkolaborasi lintas perusahaan.
Hari Selasa waktu setempat, Slack memperkenalkan fitur berbagi kanal.
CEO Stewart Butterfield saat diwawancara CNBC mengatakan fitur ini adalah yang terpenting sejak aplikasi mereka mengudara awal tahun 2014.
“Fitur ini konsepnya sangat sederhana namun sulit dan rumit dalam hal eksekusinya,” kata Butterfield.
Meskipun Slack adalah alat komunikasi yang populer di berbagai bisnis, mereka mendapat saingan dari beberapa pemain lain yang lebih besar.
Microsoft telah menambahkan fitur baru ke aplikasi komunikasi Teams yang diperkenalkan pada bulan November, dan Google memunculkan Hangouts Chat di bulan Maret yang masih belum tersedia secara luas.
Facebook sendiri telah mengeluarkan produk bernama Workplace yang lebih merupakan versi konsumen biasa Facebook namun dikhususkan untuk bisnis.
Produk berbagi kanal Slack ini masih dalam versi beta. Idenya adalah untuk menumbuhkan kolaborasi pada satu ruang khusus di antara orang-orang yang bekerja di perusahaan berbeda atau tim berbeda yang mengeliminasi tumpukan surel dan memudahkan pencarian di dalam percakapan itu sendiri.
Slack mengatakan telah ada 50.000 tim yang membayar untuk layanan mereka dengan 2 juta pengguna berbayar dan menghasilkan pemasukan hingga USD 200 juta per tahunnya.
Slack juga telah mulai melokalkan layanannya. Versi bahasa Perancis, Jerman dan Spanyol dari aplikasinya sudah bisa dipakai dan versi Jepang sedang dalam pengerjaan.


Media SosialTeknologi

500

Baca Lainnya