Imbas Corona, Pendapatan Baidu Terancam Turun
Tulisan dari Jejak Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Baidu, perusahaan mesin pencarian terbesar China mengatakan pendapatan kuartal pertamanya kemungkinan turun sebanyak 13 % dibanding tahun lalu sebab wabah coronavirus memperlambat aktivitas perekonomian dan periklanan.
Baidu memproyeksikan pendapatan antara 3 milyar dolar AS hingga 3,3 milyar dolar AS, turun sedikit dari rata-rata estimasi senilai 3,33 milyar dolar AS, menurut data Refinitiv.
Batas atas dari rentang proyeksi merepresentasikan penurunan 5% dari tahun sebelumnya.
"Kebangkitan kembali perekonomian setelah wabah akan menjadi proyek jangka panjang," kata CEO Baidu Robin Li dalam surat internal yang juga diperoleh Reuters. Isi surat dikonfirmasi belakangan oleh pihak perusahaan.

