LINE Akan Bersaing Dengan Grab dan Uber di Thailand

Merekam jejak-jejak teknologi yang semakin sulit dilepaskan dari aspek kehidupan manusia dan lingkungannya.
Tulisan dari Jejak Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

LINE (Foto : Inside Retail Asia)
Uber baru saja mendapatkan calon pesaing mereka lainnya di wilayah Asia Tenggara, di mana rival terdekat mereka; Grab baru saja mendapatkan dana segar 2 milyar dolar, setelah sebuah sumber yang tidak diduga mengumumkan rencana mereka untuk masuk pasar transportasi daring di Thailand.
LINE, perusahaan Jepang yang dikenal lewat aplikasi pengiriman pesan mereka dan tentu saja stiker-stikernya yang lucu, pekan ini mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan layanan pemesanan taksi berlisensi kepada pengguna mereka di Bangkok. Layanan ini rencananya diluncurkan sebelum akhir tahun ini.
Di Jepang sendiri, LINE telah menawarkan jasa taksi selama dua tahun, namun mereka mengatakan bahwa layanan di Bangkok ini merupakan bagian dari ekspansi platform layanan berdasarkan permintaan mereka bernama ‘Line Man’, yang meliputi jasa pengiriman makanan, pos, dan jasa lainnya. LINE adalah aplikasi percakapan yang dominan di Thailand; yang merupakan salah satu dari empat negara terbesar pengguna LINE, dan tentu saja inilah alasan mereka melebarkan sayapnya ke bidang pemesanan mobil di Thailand sebelum masuk ke pasar Asia Tenggara lainnya.

LINE Thailand (Foto: Daily Gizmo)
Uber sedang dalam tekanan untuk mengejar ketertinggalannya dari Grab di Asia Tenggara, serta Go-Jek di Indonesia, sehingga tambahan calon pesaing seperti LINE jelas bukan berita baik.
LINE Thailand mengatakan layanan baru mereka,”dikembangkan dengan menaati aturan dari Departemen Transportasi Thailand serta aturan hukum lainnya”; di mana status hukum Uber dan Grab masih abu-abu di Thailand, yang berarti layanan mereka akan menggandeng taksi berlisensi. LINE telah mengajak kerjasama Bangkok Taxi Co-Operative Network yang menguasai 60 persen taksi-taksi di Bangkok yang totalnya berjumlah 100.000 orang.
