Ma Huateng Serukan Integrasi Identitas Penduduk Hong Kong dan China

Merekam jejak-jejak teknologi yang semakin sulit dilepaskan dari aspek kehidupan manusia dan lingkungannya.
Tulisan dari Jejak Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
CEO Tencent Holdings Ma Huateng menyerukan kepada pemerintah China untuk memperkenalkan sistem identitas yang akan menautkan beberapa dokumen perjalanan dengan sebuah ponsel sebagai bagian dari usaha meningkatkan perdagangan regional antara Hong Kong dengan China daratan.
Huateng mengatakan sistem teknologi dan aturan baru akan memungkinkan penduduk Hong Kong melakukan pembayaran elektronik lintas batas dengan lebih mudah.
Pendapat ini disampaikannya saat konferensi per di Beijing sebelum parlemen bertemu untuk menetapkan agenda tahun ini.
“Sistemnya masih ruwet dan kita perlu mengerjakannya bersama dengan sistem cukai namun dari sisi teknologi kami yakin bisa membuatnya,”terang Ma.
Tencent yang paling dikenal berkat media sosial WeChat, berkantor di Shenzhen yang tidak jauh dari Hong Kong.
Meskipun mengedepankan inovasi teknologi dan kemakmuran, rencana ini juga bak petir di siang bolong bagi Hong Kong yang sedang bertambah kekhawatirannya akan ikut campurnya Beijing terhadap politik dalam negeri kota mandiri tersebut.
