Konten dari Pengguna

2 Contoh Surat Keterangan Sakit dari Bidan

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Surat Keterangan Sakit dari Bidan, Foto : Pixabay/satynek
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Surat Keterangan Sakit dari Bidan, Foto : Pixabay/satynek

Saat kita sakit kadang mengharuskan untuk istirahat di rumah dan terpaksa harus izin tidak masuk kerja. Untuk itu, kita perlu melampirkan surat keterangan istirahat dari dokter atau rumah sakit. Jika terpaksa berobat ke Bidan maka kita akan mendapatkan surat sebagaimana contoh surat keterangan sakit dari bidan di bawah ini.

Buku Etika Kedokteran dan Hukum Kesehatan (Edisi 4), Prof.dr.M.Jusuf Hanafiah, Sp.OG(K), Prof.dr. Amri Amir, Sp.F(K),SH, 2009, mengatakan bahwa saat menjalankan tugasnya seorang Dokter kadang harus menerbitkan surat keterangan dokter. Macam-macam surat keterangan yang biasa dikeluarkan dokter adalah :

  • Surat Keterangan Lahir

  • Surat Keterangan Meninggal

  • Surat Keterangan Sehat (biasanya untuk Asuransi Jiwa, SIM, nikah, lamaran kerja, pendidikanm, dan lain-lain)

  • Surat Keterangan Sakit untuk Istirahat

  • Surat Keterangan Cacat

  • Surat Keterangan Pelayanan Medis untuk Penggantian biaya dari Asuransi Kesehatan

  • Surat Keterangan Cuti Melahirkan

  • Surat Keterangan Ibu Hamil Bepergian dengan Pesawat Udara

  • Visum et Repertum (pemerkosaan, pembunuhan. Trauma. Autopsy forensic, dan lain-lain)

  • Laporan Penyakit Menular

  • Kuitansi

Dokter dalam membuat surat keterangan sebagaimana tersebut di atas hendaknya berpegang pada pedoman yang telah ditetapkan yaitu :

  1. Bab I Pasal 7 KODEKI : “Setiap dokter hanya memberi keterangan dan pendapat yang telah diuperiksa sendiri kebenarannya”.

  2. Bab II Pasal 12 KODEKI : “Setiap dokter wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang seorang pasien bahkan juga setelah pasien meninggal dunia”.

  3. Paragrap 4 Pasal 48 UU No. 29/2004 tentang Praktik Kedokteran : kepentingan Kesehatan pasien, rahasia kedokteran hanya dapat dibuka untuk memenuji permintaan aparatur penegak hukum, atas permintaan pasien atau berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

Contoh Surat Keterangan Sakit dari Bidan

Foto : Pixabay/vjohns1580

Contoh surat keterangan sakit dari klinik atau pun Bidan sebagaimana di bawah ini menerangkan bahwa surat dikeluarkan saat ada yang berobat ke klinik atau Bidan. Berikut ini 2 contoh surat keterangan sakit dari bidan :

SURAT KETERANGAN SAKIT

Yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa :

Nama : LAIL ALMA Umur : 40 Tahun Pekerjaan : Karyawan Swasta Alamat : Sumberjati I No. 12 Surabaya

Dikarenakan SAKIT perlu beristirahat selama 3 hari sejak 27 April 2022 sampai dengan 29 April 2022.

Demikian surat keterangan ini dibuat dengan sebenarnya dan dapat dipergunakan seperlunya.

Surabaya, 27 April 2022 Klinik Ibu dan Anak,

Bidan Rahayu, AM.Keb

SURAT KETERANGAN SAKIT No. : 222/04/2022

Yang bertanda tangan di bawah ini Bidan Klinik Desa Kecamatan Tandes Surabaya, menerangkan bahwa :

Nama : SITI SURTI Tempat/Tanggal Lahir : Surabaya/21 Juni 1980 Jenis Kelamin : Perempuan Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga Alamat : Desa Lontar 19 Surabaya

Pada pemeriksaan kami, yang bersangkutan benar dalam keadaan sakit dan memerlukan penyembuhan dengan beristirahat dari selama 2 hari terhitung sejak 27 April 2022.

Demikian surat keterangan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan seperlunya.

Surabaya, 27 April 2022 Klinik Desa

Bidan Endah Purwati, AM.Keb

Foto : Pixabay/Thirdman

Contoh surat keterangan sakit dari bidan desa seperti di atas bisa juga digunakan. Pada prinsipnya sepanjang kita berobat ke klinik, bidan, ataupun rumah sakit, maka surat keterangan sakit bisa didapatkan. Hal ini mengacu pada pedoman-pedoman yang tersebut di atas.(Lia)