Konten dari Pengguna

2 Contoh Surat Pernyataan Hutang Piutang yang Sah dalam Hukum

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh surat pernyataan hutang piutang, sumber foto: (Alena Darmel) by Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh surat pernyataan hutang piutang, sumber foto: (Alena Darmel) by Pexels.com

Apakah Anda pernah mengalami sulitnya menagih utang kepada seseorang? Padahal, Anda yang meminjami, tetapi kenapa Anda yang seperti terlihat mengemis? Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa melihat contoh surat pernyataan hutang piutang yang di artikel ini.

Mengapa harus memakai surat pernyataan ketika memberi pinjaman uang kepada seseorang? Pada dasarnya, hal ini bertujuan untuk melindungi kedua belah pihak jika ada salah satu yang melanggar perjanjian.

Mengutip buku Perjanjian Utang Piutang oleh Supramono (2013), utang piutang merupakan suatu kesepakatan antara pihak satu dengan pihak lainnya dan objek yang diperjanjikan umumnya adalah uang.

Jika ada bukti tertulis yang bermaterai, hal ini akan memperkuat bukti bahwa telah terjadi utang piutang dengan jumlah uang tertentu. Selain itu, kehadiran dokumen hukum akan membuat Anda dan orang yang berutang menjadi terikat dengan perjanjian hukum.

Contoh Surat I

Ilustrasi contoh surat pernyataan hutang piutang, sumber foto: (Pixabay) by Pexels.com

SURAT PERJANJIAN HUTANG-PIUTANG

saya yang bertanda di bawah ini:

Nama: Sutyanto

Alamat: RT/RW 10/02 Ds. Jetis Kec. Ngantru Kab. Kediri

No. KTP: 089903747290

Selanjutnya disebut Pihak pertama (Pihak Terhutang/Peminjam),

Nama: Mamat Budianto

Alamat: Kelurahan Banggle Gg III Kediri

Selanjutnya disebut Pihak Kedua (Pihak Piutang/Pemberi Pinjaman).

Pada hari Senin, 22 Agustus 2020 telah ditandatangani surat perjanjian untuk menyepakati butir-butir perjanjian berikut:

1. Adalah benar dan sah biak Pertama memiliki piutang.

2. Pihak pertama dan Pihak kedua telah menyepakati melakukan proses hutang piutang sebesar Rp. 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah)

3. Pembayaran disepakati dilakukan secara tunai selama lima tahun.

Demikian surat perjanjian ini dibuat sebenar-benarnya dengan sadar dan tidak dalam paksaan pihak manapun.

Kediri, 22 Agustus 2020

Pihak pertama Pihak kedua

Piutang Terutang

Contoh Surat II

SURAT PERNYATAAN HUTANG

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Saroni Wijaya

NIK: 1392072864237

Alamat: Jl. Cempaka No. 5, Kebumen

Dengan ini membuat pernyataan sebagai berikut:

1. Saya mengakui telah meminjam uang sebanyak Rp 45..000.000 (Empat Puluh Lima Juta Rupiah) kepada Bapak Luki dengan jaminan Sepeda Motor Yamaha Vario dengan plat B 546 KRI

2. Berkaitan dengan poin 1 (satu), saya akan mengembalikan dana sebesar Rp. 45..000.000 (Empat Puluh Lima Juta Rupiah) selambat-lambatnya pada tanggal 31 Maret 2023

3. Jika saya melakukan wanprestasi (ingkar janji), maka saya bersedia dituntut dan dihukum sebagaimana ketentuan hukum pidana/perdata.

Sekian pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar, dan tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.

Kebumen, 5 Februari 2022

Yang menyatakan,

Saroni Wijaya

Itulah contoh surat pernyataan hutang piutang yang resmi. Dengan menggunakan surat perjanjian, maka Anda bisa memiliki perlindungan hukum dengan bukti surat tersebut.

(DLA)