2 Contoh Surat Pribadi untuk Sahabat yang Merantau

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memiliki seorang teman atau sahabat adalah salah satu karunia Tuhan yang sangat besar. Kita bisa melakukan banyak hal dengan mereka setiap waktu. Namun, bagaimana jika salah satu dari mereka bergi mengadu nasib ke kota lain yang menyebabkan kamu menjadi jarang bertemu. Tenang saja, dalam artikel ini ada contoh surat pribadi untuk sahabat yang bisa dicontoh untuk bertukar kabar.
Merantau adalah pergi jauh untuk mencari penghidupan, mencari ilmu, dan sebagainya. Dengan begitu ketika kembali ada perubahan yang didapatkan setelah merantau. Agar bisa tetap berkomunikasi dengan mereka, kamu bisa menggunakan surat untuk menyampaikan isi hati.
Menurut Ginting dan Lubis dalam buku Keterampilan Menulis Surat Bagi Pendidik dan Umum (2019), surat adalah salah satu komunikasi yang berupa tertulis untuk menyampaikan pesan dari seseorang kepada orang lain.
Contoh Surat Pribadi untuk Sahabat 1
Inilah contoh surat pribadi untuk sahabat yang bisa dijadikan referensi untuk bertukar kabar:
Jakarta, 17 Maret 2018
Untuk Sahabatku,
Kala Mentari
di Jakarta
Assalamulaikum Warrohmatullahiwabarrakatuh,
Hay Kala yang paling berisik kalau nongkrong, bagaimana kabarmu? Alhamdulillah aku di sini baik-baik saja. Semoga kamu dan keluarga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan.
Sudah lama ya kita tidak bertemu? Terakhir ketemu waktu Rangga, mantan kamu menikah. Wah, tidak menyangka dia balikan sama mantannya dulu. Jadi, kamu di sana sudah punya pacar belum? Hehe. Tidak perlu dipikirkan. Fokus saja kuliah dan bekerja, nanti jodoh datang sendiri. Begitu kata Ustadz Rahman kemarin di pengajian.
Eh, bagaimana keadaanmu di Jakarta sekarang? Aku yakin kamu pasti sibuk belajar dan bekerja tentu saja. Mana sempat pergi main atau nongkrong. Aku dengar kabar dari orang-orang katanya kamu sambil bekerja di toko skincare sebagai tim marketing? Wah, padahal kamu dulu paling cuek sama penampilan. Aku ikut senang dan bangga kalau memang seperti itu, La.
Oh iya Kala, aku sengaja nih menulis surat ini soalnya kangen banget sama kamu. Kangen masa-masa dulu saat kita masih sekolah, main di sungai sampai sore dan mengaji di masjid biar bisa lihat remaja-remaja latihan rebana setelah isya. Dulu kita selalu menghabiskan waktu bersama-sama.
Sekian dulu ya Kala, kapan-kapan berkabar lagi. Kalau ada waktu, segera balas ya suratku ini. Kalau kamu tidak membalas tandanya kamu sudah melupakanku karena kesibukan. Pesanku, jaga diri kamu baik-baik, jaga kesehatan kamu dan jangan lupa ibadahnya. Jangan lupa belajar dan makan teratur. Semoga bisa segera bisa bersua.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Salam Rindu, Sahabatmu.
Rina Asrani
Contoh Surat untuk Sahabat 2
Kepada Sahabatku,
Muhammad Raihan Zaki
di Bali
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Hai Zaki, apa kabarnya? Kamu sehat-sehat saja, kan? Semoga kamu selalu sehat dan bahagia karena Allah SWT. Aamiiin.
Sudah lama ya kita tidak berjumpa, hampir empt tahun yang lalu, tepatnya saat kamu memutuskan merantau ke Bali. Aku berharap agar kamu senantiasa berada dalam lindungan dan kasih sayang Allah SWT di manapun berada.
Bagaimana keadaan di Bali? Banyak bertemu dengan turis mana saja? Eropa atau Amerika? Wah, pasti seru jalan-jalan bersama bule yang cantik-cantik. Kapan-kapan kalau pulang kenalkan aku sama mereka, ya!. Aku yakin pasti kamu dekat sama salah satu dari mereka, kamu kan idola sejak masa sekolah dulu.
Karena kita sudah sulit bertemu makanya aku mengirim surat ini. Aku hanya berpesan supaya kamu hati-hati di sana, jangan berbuat yang bukan-bukan. Kami semua menunggu kepulangan kamu, ya kalau bisa sebelum puasa sudah di rumah.
Oh iya Zaki, sekian dulu ya, sampaikan salamku kepada bule di sana. Bilang, kalau aku akan segera menyusul ke Bali.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Sahabatmu,
Mahesa Danial
Itulah contoh surat pribadi untuk sahabat yang merantau. Dengan menulis surat, diharapkan bisa membantu kamu untuk tetap berkomunikasi dengan orang-orang terkasih, termasuk sahabat.
(DLA)
