2 Jalur Pendakian Gunung Semeru yang Perlu Diketahui

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Siapa yang tidak kenal dengan gunung yang satu ini? Anda tertarik untuk mendakinya? Gunung ini memiliki 2 jalur pendakian yang resmi, apa sajakah itu? Simak artikel ini yang akan membahas jalur pendakian Gunung Semeru.
Dikutip dari Analisis Manajemen Tata Kelola Gunung Semeru Dalam Menyeimbangkan Tren Wisata Minat Khusus (Trekking), Rosita Shanaz (2017:193) Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa, yang sejak tahun 2013 mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisatawan secara drastis.
Popularitas Gunung Semeru turut didukung dengan adanya film berjudul "5cm" serta media sosial Instagram yang membuat kegiatan trekking menjadi salah satu jenis kegiatan wisata minat khusus yang sedang menjadi tren di kalangan wisatawan nusantara maupun mancanagara.
2 Jalur Pendakian Gunung Semeru
Inilah jalur pendakian Gunung Semeru yang perlu diketahui para pemula.
1. Jalur Pendakian Via Watu Rejeng
Jalur pendakian via Watu Rejeng sangat direkomendasikan bagi kamu yang baru pertama kali mendaki Gunung Semeru dan tidak ingin jalur yang terlalu menguras tenaga. Karena, jalur ini relatif landai dibandingkan dengan jalur lainnya.
Tapi sayang, jalur ini cukup panjang sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sampai ke puncak. Tidak hanya itu saja, di pendakian ini, kamu tidak akan menemukan petunjuk arah, sehingga rawan tersesat. Meskipun begitu, ada papan penanda jarak di setiap 100 m jalan yang akan dilalui.
2. Jalur Pendakian Via Ranu Pane
Jalur pendakian via Ranu Pane merupakan jalur pendakian Semeru paling populer karena termasuk jalur pendakian utama. Untuk akses ke jalur ini juga terbilang cukup mudah. Kamu bisa naik transportasi umum lalu turun di Terminal Arjosari.
Selanjutnya, setelah tiba di pertigaan Pasar Tumpang, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan naik jeep atau ojek ke Desa Ranu Pane untuk menuju ke basecamp. Untuk sampai ke puncak gunung Semeru setidaknya kamu harus melewati 4 pos terlebih dahulu.
Waktu yang dibutuhkan untuk sampai di puncak juga lumayan cukup lama yaitu sekitar 14 jam. Tidak hanya lama, medan yang harus ditempuh juga lumayan cukup berat. Oleh sebab itu, pendaki sangat disarankan untuk membawa logistik yang cukup terutama air minum untuk menjaga stamina.
Nah, itulah jalur pendakian Gunung Semeru di Jawa Timur yang perlu diketahui para pemula. Selamat mendaki!(LMN)
