Konten dari Pengguna

20 Oleh-Oleh Khas Surabaya yang Tahan Lama

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi oleh-oleh khas Surabaya. Pexels.com/Ricky-Esquivel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi oleh-oleh khas Surabaya. Pexels.com/Ricky-Esquivel

Oleh-oleh khas Surabaya adalah pilihan tepat untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan atau untuk dinikmati setelah berkunjung dari kota bersejarah ini. Beberapa jenis oleh-oleh dapat berupa makanan atau barang khas yang unik dan menyimpan kenangan.

Dikutip dari jurnal.sages.ac.id The Sages Journal (Culinary Science and Business) Volume 1 Nomor 1, Kuliner Tradisional Sebagai Daya Tarik Wisata Surabaya, Daniel Pandu Mau dkk, (2022, 27), wisata kuliner melalui jenis oleh-oleh dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Surabaya.

Daftar isi

Keragaman Oleh-Oleh Khas Surabaya yang Tahan Lama

Ilustrasi oleh-oleh khas Surabaya. Pexels.com/Aphiwat-chuangchoem

Berikut adalah berbagai jenis oleh-oleh khas Surabaya yang tahan lama dan menjadi daya tarik yang harus dicoba saat datang ke tempat ini:

1. Lapis Kukus Tugu Pahlawan

Kue lapis kukus yang terkenal di Surabaya ini dijual di sekitar area Tugu Pahlawan sebagai oleh-oleh. Kue ini memiliki tekstur lembut dan aroma wangi rempah yang khas.

2. Kue Blinjo

Kue tradisional khas Surabaya yang satu ini terbuat dari tepung beras dan santan, kemudian dikeringkan atau digoreng. Biasanya memiliki tekstur yang renyah dan rasa gurih.

3. Kerupuk Udang

Salah satu camilan favorit yang berasal dari Surabaya, kerupuk udang dibuat dari adonan tepung tapioka yang dicampur dengan udang segar, kemudian digoreng hingga crispy.

4. Pohong Tata

Makanan ringan berupa kue khas Surabaya yang terbuat dari campuran tepung terigu, telur, gula, dan mentega. Biasanya berbentuk bulat pipih dan memiliki tekstur yang renyah.

5. Bandeng Asap

Ikan bandeng yang diasap kemudian dibakar atau digoreng. Bandeng asap Surabaya terkenal karena rasa dagingnya yang lembut dan aromanya yang khas. Biasanya dijual dalam bentuk utuh atau sudah dipotong-potong.

6. Kue Bikang Peneleh

Kue Bikang Peneleh adalah kue tradisional khas Surabaya yang terbuat dari campuran tepung beras, gula, santan, dan daun pandan. Proses pembuatannya dimulai dengan mencampurkan tepung beras, gula, santan, dan air.

Adonan kemudian dibiarkan mengembang selama beberapa waktu. Setelah itu, adonan dituangkan ke dalam cetakan yang sudah dilapisi dengan daun pisang atau daun pandan.

Kue kemudian dikukus hingga matang dan teksturnya menjadi kenyal. Kue Bikang Peneleh siap disajikan sebagai camilan tradisional yang lezat.

7. Keripik Ceker Ayam

Keripik ceker ayam adalah camilan khas Surabaya yang terbuat dari ceker ayam yang dipotong tipis dan digoreng hingga kering dan renyah. Proses pembuatannya dimulai dengan membersihkan ceker ayam dan memotongnya menjadi bagian-bagian kecil.

Ceker ayam kemudian direndam dalam campuran bumbu rempah dan bumbu lainnya selama beberapa waktu agar bumbu meresap.

Setelah itu, ceker ayam digoreng dalam minyak panas hingga kering dan crispy. Keripik ceker ayam siap disajikan sebagai camilan gurih dan renyah.

8. Kue Surabaya Patata

Kue Surabaya Patata adalah kue tradisional khas Surabaya yang terdiri dari lapisan-lapisan kue berwarna-warni yang dibentuk menjadi motif tertentu.

Proses pembuatannya diawali dengan pembuatan adonan dasar kue yang terbuat dari tepung terigu, telur, gula, dan mentega.

Adonan tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa bagian dan diberi pewarna makanan sesuai dengan warna yang diinginkan. Setiap lapisan adonan kemudian dipanggang secara bergantian hingga matang.

Setelah itu, lapisan-lapisan adonan disusun dan diberi lapisan selai di antara setiap lapisannya. Kue Surabaya Patata kemudian dipanggang kembali hingga matang dan siap disajikan.

9. Surabaya Roll Cake

Surabaya Roll Cake adalah kue gulung yang terbuat dari adonan sponge cake yang tipis dan elastis, kemudian dioles dengan selai atau krim, dan digulung menjadi bentuk silinder.

Proses pembuatannya adalah dengan mempersiapkan adonan sponge cake yang terbuat dari telur, tepung terigu, gula, dan bahan lainnya. Adonan kemudian dituangkan ke dalam loyang dan dipanggang hingga matang.

Setelah itu, adonan cake dilepaskan dari loyang, dioles dengan selai atau krim, dan digulung menjadi bentuk silinder. Roll Cake ini kemudian dipotong menjadi bagian-bagian dan siap disajikan sebagai camilan atau hidangan penutup.

10. Bolu Juang

Bolu Juang adalah kue bolu tradisional khas Surabaya yang terbuat dari campuran tepung terigu, telur, gula, dan mentega. Proses pembuatannya dimulai dengan mencampurkan semua bahan hingga merata.

Adonan kemudian dituangkan ke dalam loyang dan dipanggang dalam oven hingga matang dan berwarna keemasan. Setelah matang, bolu dipotong menjadi potongan-potongan dan siap disajikan sebagai camilan atau hidangan penutup.

11. Kerupuk Ikan Kenjeran

Kerupuk ikan Kenjeran adalah camilan khas Surabaya yang terbuat dari campuran tepung tapioka dan daging ikan, biasanya ikan tenggiri atau ikan teri. Proses pembuatannya dimulai dengan mencampurkan tepung tapioka dengan air hingga membentuk adonan yang kental.

Kemudian, daging ikan dihaluskan dan dicampurkan ke dalam adonan tepung tapioka. Adonan kemudian diuleni dan dipotong-potong menjadi bentuk yang diinginkan, lalu dikeringkan dengan cara dijemur atau digoreng hingga kering dan crispy.

12. Ikan Asin Kenjeran

Ikan asin Kenjeran merupakan oleh-oleh khas Surabaya yang terbuat dari ikan segar yang diasinkan. Proses pembuatannya dimulai dengan membersihkan ikan dari sisik dan isi perutnya.

Kemudian, ikan direndam dalam larutan garam atau campuran garam dan bumbu lainnya selama beberapa waktu agar meresap. Setelah itu, ikan dijemur atau diasinkan hingga kering.

Proses ini dapat memakan waktu beberapa hari tergantung pada jenis ikan dan tingkat keasinannya.

13. Kopi Bandrek

Kopi bandrek adalah minuman khas Surabaya yang terbuat dari kopi, jahe, gula merah, dan rempah-rempah lainnya.

Proses pembuatannya dimulai dengan memasak air bersama dengan jahe, gula merah, dan rempah-rempah seperti kayu manis dan cengkeh hingga mendidih dan rempah-rempahnya larut.

Kemudian, kopi bubuk ditambahkan ke dalam campuran tersebut dan direbus hingga aroma kopi tercium. Kopi bandrek disajikan hangat dan dapat dinikmati sebagai minuman penyegar.

14. Suoklat

Suoklat adalah salah satu oleh-oleh khas Surabaya yang berupa cokelat batangan atau cokelat kue yang terbuat dari campuran cokelat, mentega, gula, dan bahan-bahan lainnya.

Proses pembuatannya dimulai dengan melelehkan cokelat bersama dengan mentega di atas api kecil atau dengan cara menggunakan double boiler.

Setelah itu, gula dan bahan tambahan lainnya seperti kacang, buah kering, atau rempah-rempah dapat ditambahkan ke dalam adonan cokelat. Adonan kemudian dituangkan ke dalam cetakan dan didinginkan hingga mengeras.

15. Rambak Sapi

Rambak sapi adalah makanan ringan khas Surabaya yang terbuat dari kulit sapi yang digoreng hingga kering dan renyah. Proses pembuatannya dimulai dengan membersihkan kulit sapi dari lemak dan daging yang menempel.

Kulit sapi tersebut kemudian dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan dan direndam dalam air garam selama beberapa jam untuk menghilangkan bau.

Setelah itu, kulit sapi dijemur atau digoreng hingga kering dan crispy. Rambak sapi siap disajikan sebagai camilan yang gurih, renyah, dan sebagai ciri khas favorit kota ini.

16. Batik Surabaya

Selain makanan, batik Surabaya juga menjadi oleh-oleh khas dari kota ini. Batik Surabaya adalah kain batik yang dihasilkan dari proses pewarnaan tradisional dengan motif khas Surabaya.

Batik ini memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari budaya dan sejarah kota Surabaya.

Pengunjung dapat membeli Batik Surabaya di berbagai pusat perbelanjaan, toko oleh-oleh, atau pusat kerajinan batik yang tersebar di sekitar Surabaya seperti Pasar Atom, Pasar Genteng, atau Pasar Ampel.

17. Kaos Cak Cuk

Kaos Cak Cuk adalah kaos atau baju yang dihiasi dengan gambar dan tulisan yang mencerminkan budaya dan kehidupan sehari-hari di Surabaya.

Motif-motif yang sering digunakan adalah gambar ikon kota Surabaya, kata-kata humor atau bahasa gaul khas Surabaya. Pengunjung bisa mendapatkan Kaos Cak Cuk di berbagai toko pakaian di pusat perbelanjaan besar seperti Tunjungan Plaza atau Royal Plaza.

18. Tas Anyaman Eceng Gondok

Tas Anyaman Eceng Gondok adalah tas yang terbuat dari anyaman daun eceng gondok, tumbuhan air yang melimpah di sekitar sungai dan rawa di Surabaya. Tas ini memiliki nilai ekologis dan merupakan simbol kelestarian lingkungan.

Pengunjung dapat membeli Tas Anyaman Eceng Gondok di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Surabaya Baru atau Pasar Turi.

19. Benda Kerajinan Hewan Laut

Benda kerajinan hewan laut adalah souvenir berupa patung atau dekorasi yang terbuat dari bahan-bahan seperti kayu, batu, atau kerang yang diukir menyerupai hewan-hewan laut seperti ikan, lumba-lumba, atau kepiting.

Pengunjung dapat menemukan benda hasil dari kerajinan hewan laut dari industri rumahan ini di toko-toko souvenir khusus atau galeri seni di sekitar kota Surabaya.

20. Miniatur Tugu Pahlawan dan Patung Suro Boyo

Miniatur Tugu Pahlawan dan Patung Suro Boyo adalah replika kecil dari monumen Tugu Pahlawan dan patung Suro Boyo yang menjadi ikon kota Surabaya.

Miniatur ini pada umumnya terbuat dari bahan seperti resin atau logam dan dijual di toko-toko souvenir atau pusat oleh-oleh khas Surabaya di sekitar Tugu Pahlawan atau area wisata lainnya.

Demikian oleh-oleh khas Surabaya yang beragam baik dari jenis makanan maupun benda yang tahan lama. Dapat menjadi kenang-kenangan dan cita rasa yang tak terlupakan setelah datang dari kota penuh sejarah ini.

Baca juga: 15 Obyek Wisata Surabaya untuk Referensi Liburan pada Hari Raya