3 Cara ke Wae Rebo Kabupaten Manggarai Barat dari Jakarta

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Wae Rebo dikenal sebagai Kampung di Atas Awan. Bagi yang akan berkunjung ke sini, penting mengetahui cara ke Wae Rebo untuk perjalanan yang praktis dan nyaman.
Dikutip dari laman jadesta.kemenparekraf.go.id, desa wisata Wae Rebo terletak di Desa Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Pulau Flores.
Desa ini berada pada ketinggian sekitar 1000 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi perbukitan dan hutan tropis yang begitu asri, sehingga udaranya sejuk, sering diselimuti kabut di pagi hari.
3 Cara ke Wae Rebo dari Jakarta dengan Rute yang Mudah
Perjalanan ke Wae Rebo dari Jakarta membutuhkan persiapan matang, baik fisik maupun logistik. Stamina yang baik juga diperlukan, terutama untuk pendakian terakhir menuju desa.
Adapun cara ke Wae Rebo dari Jakarta, yaitu sebagai berikut.
1. Jakarta ke Labuan Bajo
Rute pertama dimulai dengan penerbangan dari Jakarta menuju Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat. Penerbangan ini biasanya memakan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam. Labuan Bajo menjadi titik awal wisatawan untuk menjangkau Wae Rebo.
2. Labuan Bajo ke Desa Transit
Dari Labuan Bajo, dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju desa transit yang dapat diakses kendaraan seperti mobil pribadi, transportasi umum, atau transportasi bersama. Perjalanan darat menuju desa Dintor membutuhkan waktu sekitar 5 jam.
3. Trekking ke Wae Rebo
Setiba di Desa Dintor, perjalanan terakhir ke Wae Rebo harus ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 3 hingga 4 jam atau sekitar 9 kilometer. Trekking ini menawarkan medan yang cukup menantang, melewati hutan lebat, dan perbukitan.
Meskipun melelahkan, trekking menuju Wae Rebo sangat menyenangkan, karena bisa menghirup udara segar, dan suara alam yang menenangkan.
Desa Wae Rebo adalah destinasi budaya di ketinggian 1000 mdpl yang menakjubkan, dengan trekking yang menantang. Dengan persiapan yang baik, perjalanan akan menjadi petulangan yang berkesan.
Sesampainya di sana, wisatawan dapat melihat dan boleh menginap di rumah adat Mbaru Niang, yang berbentuk kerucut dengan atap terbuat dari daun lontar yang menjuntai ke bawah.
Rumah ini memiliki tinggi 15 meter dan setiap rumah terdiri dari 5 tingkat dengan kegunaan masing-masing.
Selain itu, wisatawan juga bisa memiliki kesempatan untuk ikut memanen kopi atau belajar kerajinan tangan untuk menambah pengalaman budaya yang lebih mendalam.
Baca juga: Harga Tiket Masuk Desa Wae Rebo di NTT
Itulah cara ke Wae Rebo dari Jakarta dengan kombinasi transportasi udara, darat, dan trekking menanjak melalui hutan dan perbukitan. Perjalanan ini bisa menjadi pengalaman unik yang sebanding dengan pesonanya sebagai kampung di atas awan. (ERI)
