3 Contoh Surat Tagihan Hutang yang Baik

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini perkara utang piutang menjadi suatu hal yang krusial yang dapat mempengaruhi hubungan antar kedua belah pihak. Tidak sedikit pertemanan atau persaudaraan yang pecah hanya karena sebuah hutang. Agar tekesan sopan dan menjaga hubungan yang baik, kamu dapat menggunakan surat. Disini ada contoh surat tagihan hutang yang bisa kamu gunakan.
Dikutip dalam buku Penuntun Praktis Menulis Surat Dinas karya Muhammad Hamzah (2017: 5), surat adalah salah satu media atau sarana komunikasi tertulis yang dianggap efektif dari instansi-instansi yang lainnya dalam menjalankan organisasi dan begitu juga sebaliknya.
Dilansir dari laman unicom.ac.id, Surat tagihan adalah surat yang dikirim oleh kreditur/penjual kepada debitur/pembeli, dengan maksud agar pihak pembeli melunasi hutangnya sesuai dengan perjanjian.
Isi dari surat tagihan hutang adalah mengenai uang yang harus dibayarkan, tetapi juga harus memuat hal-hal yang lain seperti berikut ini:
1. Pemeritahuan bahwa pembeli belum membayar hutangnya
2. Penghubung antara surat pesanan, faktur, dan pengiriman barang
3. Mengingatkan bahwa telah melewati batas jatuh tempo
4. Jumlah utang yang harus dibayarkan oleh pihak tersebut.
5. Penutup dengan harapan bahwa pembeli untuk segera melunasi hutangnya sesuai dengan batas yang telah ditentukan.
Struktur surat tagihan hutang yaitu Kop surat, Tanggal pembuatan surat, Nomor, Lampiran, Perihal, Penerima surat tagihan, Salam pembuka, Pembuka, Isi, Penutup, Salam penutup, dan Pengirim surat tagihan.
Berikut adalah contoh surat tagihan hutang yang baik untuk referensi Anda:
Contoh Surat Tagihan Hutang
Contoh 1
PT ABADI
Jalan Manggis No 23 Jakarta Barat
Nomor : 121/SDS-SJ/23/2022
Kepada Yth,
Ibu Sulis
Di Tempat
Dengan hormat,
Bersama dengan surat ini, kami sampaikan bahwa pengajuan penundaan pembayaran proyek lanjutan sebanyak 25% atau sebesar Rp100.000.000 telah jatuh melewati tempo.
Untuk melakukan kelanjutan pekerjaan, diharapkan agar segera melunasi pembayaran yang ada. Pembayaran ini sudah disesuaikan dengan surat pengajuan sebelumnya yang bernomor 22/SD/DS/23/2022 tanggal 2 Maret 2022
Uang tersebut selanjutnya akan dipergunakan untuk membayar upah pekerja serta melakukan kelanjutan proyek seperti yang dijanjikan. Serta akan dipergunakan untuk pembelian bahan kelanjutan proyek.
Demikian surat ini kami sampaikan sebagaimana semestinya. Kami mengharapkan kesediaannya untuk segera melunasi pembayaran kembali. Sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih atas perhatiannya.
Jakarta, 20 April 2022
Hormat kami,
Direktur Keuangan PT Abadi
Josep S
Contoh 2
BANK ABC
Jalan Kebayoran Lama No 67 Jakarta
Nomor : 12/SJ-DDA/20/2022
Kepada Yth,
Ibu Yuli
Di Tempat
Dengan hormat,
Bersama dengan surat ini, saya sampaikan surat penagihan hutang Bapak yang sebesar Rp150.000.000,00 sudah melewati jatuh tempo.
Dikarenakan sudah melewati tempo yang diberikan maka Ibu akan dikenakan beban tambahan sebesar 15%.
Untuk pembayaran utang tersebut, Ibu dapat datang langsung ke kantor saya dan membicarakannya.
Surat ini dapat menjadi acuan untuk Ibu bawa ke kantor kami. Batas waktu akan ditambah selama 20 hari.
Surat ini dapat dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya jika Ibu sudah melunasi pembayaran.
Dengan begitu, Ibu tidak akan mendapatkan kerugian.
Demikian surat ini saya sampaikan kepada Ibu. Dimohon untuk kerjasamanya dan terima kasih atas perhatiannya.
Jakarta, 20 April 2022
Hormat kami,
Direktur Keuangan BANK ABC
Lestari
Contoh 3
CV MULYA MANDIRI
Jl Pemuda No 77 Jakarta Selatan
Nomor : 121/DSF-ADA/20/2022
Lampiran : 2 (dua) lembar
Perihal : Permohonan Kelanjutan Pembayaran Proyek
Kepada Yth,
Manajer PT ABC
Darsono Susongko
Jl.Gatot Subroto No 78 Jakarta Pusat
Dengan hormat,
Melalui surat ini, kami memberitahukan bahwa berdasarkan catatan kami per tanggal 2 Maret 2022, telah dikirim sebanyak 20 unit meja kerja.
Namun, hingga hari ini, 20 April 2022, Bapak belum membayar yang ketiga kali.
Sesuai dengan perjanjian, pembayaran peralatan kantor ini dijadwalkan akan diangsur selama 5 kali.
Total pembayaran yang harus dibayar adalah sebesar Rp. 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah).
Jumlah tersebut sudah disesuaikan dengan kesepakatan bersama sesuai dengan faktur terkait.
Faktur sudah kami lampirkan di surat ini untuk dipergunakan sebagai acuan.
Sebagai pertimbangan yang sudah disepakati, bahwa pembayaran akan dilakukan setiap bulan dengan maksimal tempo yaitu 2 minggu.
Tertanggal hari ini 20 April 2022, jatuh tempo sudah diberlakukan.
Serta dengan ini juga kami memperjelas kembali bahwa Anda telah melewatkan pembayaran ketiga pada bulan lalu.
Maka dari tiu pembayaran sudah menunggak selama dua kali.
Dimohon kerja sama untuk membayar secepatnya agar pembelian selanjutnya dapat diproses.
Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
CV MULYA MANDIRI
Tiga contoh surat penagihan hutang di atas dapat kamu gunakan untuk menagih utang dari perusahaan atau orang lain agar segera melunasi.(Umi)
