Konten dari Pengguna

3 Makanan Khas Suku Dani serta Tradisi Memasak Suku Ini

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makanan Khas Suku Dani.  Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/You Le
zoom-in-whitePerbesar
Makanan Khas Suku Dani. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/You Le

Suku Dani merupakan salah satu suku yang mendiami daerah Papua, tepatnya menyebar di daerah dataran tinggi pada bagian Papua Barat. Suku ini memiliki keunikan budaya, tradisi serta tidak ketinggalan makanan khas Suku Dani yang menarik untuk diketahui.

Mengutip dari buku Kumbi: Antara Tradisi, Budaya dan Kesehatan, Oro Tabun dkk (2024:7), nama Dani diberikan oleh peneliti pada ekspedisi Striiling dan berasal dari bahasa Moni yaitu “Ndani” yang memiliki arti “sebelah timur matahari terbit”.

Sedangkan para penduduk asli Suku Dani tidak mengetahui siapa yang memberi nama suku mereka. Namun mereka mengenali kata “Ndani” memiliki makna “perdamaian”.

3 Makanan Khas Suku Dani, Makanan Pokok yang Sederhana namun Enak dan Menyehatkan

Makanan Khas Suku Dani. Foto: Orang Papua. Sumber: Unsplash/Marthn Luther

Papua adalah pulau paling timur dalam wilayah Indonesia memiliki banyak tradisi yang belum dipengaruhi oleh globalisasi. Tidak hanya tradisi yang masih dilestarikan hingga masa kini namun juga makanan pokok yang dikonsumsi.

Seperti halnya 3 makanan khas Suku Dani ini.

1. Papeda

Makanan ini merupakan salah satu makanan khas Papua yang terbuat dari tepung sagu murni. Makanan ini pada dasarnya tidak memiliki rasa dan memerlukan makanan pendamping.

Cara pembuatan Papeda juga cukup sederhana. Tepung sagu diaduk sambil secara bertahap ditambahkan dengan air mendidih hingga membentuk adonan yang nyaris transparan.

Papeda juga merupakan makanan tradisional yang sangat dihormati dan selalu tersaji pada upacara adat dan ritual suku.

2. Ikan Kuah Kuning

Merupakan salah satu makanan pendamping saat menyantap papeda. Ikan akan dimasak dengan campuran bumbu-bumbu dan dibuat berkuah dengan rasa yang kuat untuk mengimbangi rasa papeda.

3. Ubi Jalar Ungu

Umbi-umbian utamanya ubi jalar ungu merupakan makanan pokok Suku Dani. Ubi jalar juga kerap disajikan bersama dengan sayur serta daging babi atau ayam dalam acara adat yang diselenggarakan di sini.

Tradisi Memasak Bakar Batu yang Terus Dilestarikan

Makanan Khas Suku Dani. Foto: Orang Papua. Sumber: Unsplash/Asso Myron

Tradisi ritual bakar batu yang dilakukan Suku Dani adalah proses memasak makanan dengan menggunakan peralatan tradisional yang sudah dilakukan sejak zaman dahulu dan terus dilestarikan hingga kini.

Tahap pertama untuk ritual ini adalah pencarian kayu bakar dan batu yang akan digunakan untuk memasak kemudian disusun berdasarkan ukurannya dan bagian atasnya akan ditutupi kayu yang kemudian dibakar.

Ketika kayu terbakar habis bebatuan itu menjadi panas dan siap untuk digunakan memasak.

Setelah persiapan itu para pria akan menyiapkan babi atau ayam sedangkan para wanita akan bernyanyi dan diiringi tarian-tarian sambil menyiapkan umbi-umbian, sayur hingga bumbu yang akan digunakan pada saat bakar batu.

Berhelai-helai daun pisang akan digelar di atas batu panas dengan menggunakan pando (jepit kayu) baru bahan-bahan makanan serta bumbu yang akan digunakan dimasukkan.

Setelah bahan makanan sudah dimasukkan maka bagian atasnya akan ditutupi kembali dengan daun-daun pisang dan batu panas baru kemudian ditutupi tanah agar uap panas dari batu tidak menguap keluar.

Baca juga: 4 Tujuan Wisata Terkenal di Papua Barat dengan View Alam yang Memukau

Mengetahui makanan khas Suku Dani dan tradisi memasak suku tersebut dapat menjadi pengingat bahwa banyak budaya dan tradisi yang perlu dilestarikan agar terjaga keunikan serta tidak lekang oleh zaman. (RF)