3 Oleh-Oleh Khas Banjarmasin yang Wajib Dicoba

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat Anda berkunjung ke Banjarmasin, pastikan untuk membawa pulang oleh-oleh khas Banjarmasin yang sulit didapatkan di kampung halaman, ya.
Karena Banjarmasin adalah kota di Pulau Kalimantan yang banyak terdapat sungai, maka oleh-oleh khas daerah ini tidak jauh-jauh dari makanan berbahan dasar ikan.
3 Oleh-Oleh Khas Banjarmasin yang Wajib Dicoba
Menurut Buku Ensiklopedi Tari Indonesia Seri P-T karya Titus Masrun (1986:94), Sungai Barito di Banjarmasin, khususnya di kawasan Pandahan adalah sebagai pertanian tadah hujan dan sekaligus berawa-rawa sebagai sumber penghasil ikan.
Baca Juga: 6 Makanan Khas Kalimantan Barat dengan Rasa Bintang Lima
Tidak heran jika oleh-oleh khas Banjarmasin kebanyakan adalah kuliner dari ikan asal Kalimantan Selatan, seperti Tengiri dan Haruan yang bisa diperoleh dari Sungai Barito.
Namun demikian, sebenarnya oleh-oleh khas Banjarmasin tak hanya berwujud camilan dan makanan saja, tapi ada juga jenis buah tangan yang lain.
Berikut ini contoh oleh-oleh khas Banjarmasin yang sangat direkomendasikan untuk dibawa pulang.
1. Amplang Ikan
Amplang ikan adalah makanan bercita rasa gurih khas Banjarmasin yang dibuat dari ikan tengiri. Camilan ini sangat terkenal sebagai makanan khas daerah.
Anda bisa menemukan amplang ikan ini di pusat oleh-oleh kota Banjarmasin. Daya tahannya lumayan panjang, yakni mampu bertahan hingga 2 minggu dalam keadaan tertutup.
Sekilas amplang ikan mirip dengan kerupuk, namun bentuknya lonjong panjang-panjang dan ringan. Teksturnya juga renyah seperti kerupuk sehingga rentan melempem.
Sebaiknya amplang ikan disimpan dalam wadah kedap udara, seperti kaleng atau plastik agar tidak mudah melempem.
2. Rabuk Ikan
Rabuk ikan adalah kudapan asal Banjarmasin yang dibuat dari ikan haruan yang hanya bisa ditemukan di Sungai Barito. Itulah mengapa camilan ini sangat khas. Sebab, rasa ikan haruan berbeda dengan ikan-ikan lainnya.
Meskipun ikan haruan adalah ikan beracun, namun dengan pengolahan makanan yang tepat oleh ahlinya, racun tersebut bisa dinetralisir dan tidak berbahaya untuk orang yang mengonsumsinya.
Rabuk ikan menjadi oleh-oleh khas Banjarmasin paling diburu karena tidak semua orang bisa membuat camilan ini. Kebanyakan orang takut mengolah ikan haruan karena kandungan racun di dalamnya.
3. Mandau
Selain makanan, Banjarmasin memiliki cendera mata yang bisa dijadikan oleh-oleh berwujud senjata tradisional.
Senjata tradisional masyarakat Dayak yang mendiami Pulau Kalimantan Selatan ini bernama Mandau. Senjata tajam ini memiliki ukiran dan hiasan berupa manik-manik yang menggambarkan kekayaan budaya orang Banjarmasin.
Mandau bisa dijadikan pajangan di dinding rumah, sebagai alat yang dibawa saat acara parade kostum baju tradisional nusantara, hingga koleksi senjata di rumah Anda.
Demikianlah 3 oleh-oleh khas Banjarmasin yang bisa Anda jadikan referensi untuk buah tangan ketika berkunjung ke kota penghasil ikan tersebut. (IMA)
