Konten dari Pengguna

3 Spot Seru Canyoneering di Jogja, Cocok untuk Pencinta Alam

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Canyoneering di Jogja. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Canyoneering di Jogja. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber foto: Pixabay.

Canyoneering di Jogja menjadi pilihan aktivitas seru bagi para pencinta alam yang suka dengan tantangan. Dengan lanskap tebing curam dan aliran air terjun yang deras, Jogja menyuguhkan pengalaman menyusuri ngarai yang sangat seru dilakukan.

Bagi pencinta alam dan petualang sejati, canyoneering menjadi pilihan aktivitas seru yang memadukan tantangan fisik dan keindahan alam khas Jogja. Aktivitas ini memadukan teknik panjat, rappelling, hingga lompat tebing yang tentu saja menantang.

Rekomendasi Spot Canyoneering di Jogja

Canyoneering di Jogja. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber foto: Pixabay.

Canyoneering, sering juga disebut canyoning, adalah olahraga petualangan di alam yang melibatkan penelusuran ngarai secara menyeluruh dengan menggabungkan berbagai teknik seperti hiking, scrambling, rappelling, melompat, dan berenang.

Dikutip dari akun Instagram @jelajahcanyoneeringjogja, ada beberapa tempat seru untuk melakukan canyoneering, di antaranya:

1. Bukit Sebantung

Terletak di Perbukitan Menoreh, sekitar 33 km dari Kota Jogja, Bukit Sebantung menawarkan rute canyoneering yang memadukan rappeling di air terjun bertingkat, aliran sungai, dan trekking ringan di hutan.

Di Bukit Sebantung ini, pengunjung bisa menuruni tebing yang punya ketinggian 3 hingga 10 meter sembari melihat derasnya air sungai. Medan ini cocok untuk yang ingin memadukan trekking, rappelling, dan cliff jumping dalam satu rute.

Medannya didominasi tebing yang kokoh dengan aliran sungai yang jernih dan cukup deras. Panorama lembah terbuka dari atas tebing membuat petualangan canyoneering semakin seru.

  • Alamat: Kembang, Jatimulyo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo

2. Air Terjun Penawangan

Spot canyoneering satu ini terbilang tersembunyi dan masih sangat alami. Air terjun ini memiliki karakteristik berjenjang dan aliran yang jernih, ideal untuk sesi rappelling dan lompatan bebas.

Pengunjung juga bisa berjalan di aliran sungai berbatu atau berenang di kolam alami. Beberapa pengunjung bahkan ada yang melakukan backflip saat turun.

Suasana rimbunnya pepohonan dan suara gemuruh air di tempat ini mampu menciptakan atmosfer petualangan yang membuat aktivitas canyoneering semakin seru.

  • Alamat: Srunggo 1, Selopamioro, Imogiri, Bantul

3. Curug Gedhe

Curug Gedhe merupakan destinasi favorit untuk canyoneering di kalangan komunitas petualang Jogja.

Dengan dinding tebing yang tinggi dan jalur turunan yang menantang, kamu akan diajak untuk menuruni tebing menggunakan tali sambil ditemani guyuran air terjun yang deras.

Bukan hanya itu, spot ini juga menawarkan beberapa titik lompatan bebas ke kolam air yang dalam dan jernih.

Curug Gedhe adalah spot menarik bagi yang ingin menguji adrenalin sekaligus menikmati keindahan air terjun yang masih alami dan belum terlalu ramai dikunjungi.

  • Alamat: Gembyong, Ngoro-oro, Patuk, Gunungkidul

Baca juga: 6 Rekomendasi Air Terjun di Jogja yang Menarik

Canyoneering di Jogja bukan sekadar aktivitas fisik, namun juga merasakan pengalaman menyatu dengan alam. Dari Bukit Sebantung hingga Curug Gedhe, ketiganya menghadirkan sensasi canyoneering yang sangat seru dicoba. (TIA)