3 Tempat Wisata di Sekitar Kintamani, Kombinasi Alam dan Budaya Bali

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kintamani, dengan pemandangan Gunung Batur yang memukau dan Danau Batur yang menawan, adalah surga bagi wisatawan yang mencari kombinasi ketenangan alam dan kekayaan budaya Bali. Eksplorasi tempat wisata di sekitar Kintamani menawarkan kesempatan unik untuk menyelami kombinasi menarik tersebut.
Setiap lokasi wisata di sini menawarkan perspektif yang khas terhadap keunikan Bali, membuat setiap kunjungan menjadi pelajaran tentang keberagaman dan keindahan.
Tempat Wisata di Sekitar Kintamani yang Menggabungkan Keajaiban Alam dan Budaya
Selain keindahan alamnya, beberapa tempat wisata di sekitar Kintamani juga menyajikan berbagai wawasan yang memperkaya pengetahuan tentang cara hidup dan sejarah masyarakat lokal. Berikut adalah beberapa di antaranya.
1. Desa Trunyan
Desa Trunyan terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Untuk mencapainya, pengunjung harus naik perahu dari Desa Kedisan. Dikutip dari indonesia.travel, desa ini dikenal karena memiliki cara pemakaman yang tidak biasa.
Di Desa Trunyan, jenazah tidak dikubur atau dikremasi. Sebaliknya, jenazah diletakkan terbuka di bawah pohon Taru Menyan. Uniknya, meskipun terbuka, jenazah-jenazah ini tidak mengeluarkan bau busuk dan tidak ada serangga seperti lalat atau ulat yang mendekat.
Keadaan ini terjadi karena pohon Taru Menyan memiliki kemampuan khusus. Pohon ini mengeluarkan aroma harum yang mampu menutupi bau dari jenazah.
2. Pura Ulun Danu Batur
Pura Ulun Danu Batur yang didirikan pada tahun 1926, terletak di Jalan Raya Kintamani, Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Pura ini merupakan salah satu kompleks pura kedua terpenting di Bali, setelah Pura Besakih.
Kompleks Pura Ulun Danu sebenarnya terdiri dari sembilan pura yang berbeda. Secara keseluruhan, ada 285 pura kecil dalam kompleks ini. Pura-pura ini dipersembahkan untuk dewa-dewi yang berhubungan dengan air, pertanian, mata air, seni, dan kerajinan.
3. Museum Geopark Batur
Museum Geopark Batur, yang dibuka pada 1 April 2016, terletak di Jalan Raya Penelokan, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Museum ini berdiri di lahan seluas satu hektare dan berperan sebagai pusat informasi yang penting.
Sebagai museum geopark pertama di Indonesia, tempat ini menawarkan wawasan sejarah dan seluk-beluk geopark. Melalui koleksinya, museum ini bertujuan untuk mengedukasi pengunjung mengenai pentingnya pelestarian dan penelitian dalam konteks geologi, biologi, dan budaya.
Lokasi museum yang strategis di Kintamani memudahkan akses bagi pengunjung, meskipun memerlukan perjalanan sekitar dua jam dari Kuta. Ini menjadikan museum tersebut destinasi yang menarik bagi yang tertarik dengan alam dan budaya Indonesia.
Baca juga: 6 Cafe Kintamani dengan View Pegunungan yang Memanjakan Mata
Tiga tempat wisata di sekitar Kintamani di atas tidak hanya menarik bagi mata tetapi juga memberi kesempatan untuk belajar dan mengalami langsung bagaimana tradisi dan alam bisa berbaur secara harmonis. (CR)
