4 Aktivitas Wisata Halal di Singapura yang Wajib Dikunjungi Muslim

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meski jumlah Muslim di Singapura hanya 15% dari total populasi, tapi ada banyak aktivitas wisata halal di Singapura. Wisata tersebut mencakup banyak hal, seperti kuliner, situs sejarah, dan tempat-tempat menarik lainnya.
Singapura bahkan memiliki lokasi di mana banyak pedagang Arab menjual perlengkapan ibadah untuk Muslim. Anda bisa mengunjungi tempat tersebut untuk belanja, berburu oleh-oleh, atau mencicipi berbagai macam makanan halal.
Bagi Anda yang ingin hunting foto Instagramable, Negeri Singa ini juga menawarkan banyak tempat-tempat aesthetic yang dekat dengan masjid dan restoran halal.
Aktivitas Wisata Halal di Singapura
Berikut ini beberapa tempat wisata di Singapura yang ramah Muslim. Jadi, Anda tidak perlu khawatir terkait makanan haram dan akses menuju rumah ibadah.
1. Arab Street
Belum afdal rasanya jika Muslim yang melancong ke Singapura tidak menghabiskan waktu menjelajahi Arab Street. Kawasan yang dipenuhi pedagang Arab ini berada di area Bussorah Street, Haji Lane, Bali Lane, dan Muscat Street.
Kawasan ini dipenuhi para pedagang Yaman yang menjajakan parfum, Al-Quran, tasbih, barang fashion, dan tekstil. Jika ingin membeli oleh-oleh, Anda dapat mengunjungi toko souvenir seperti Sifr Aromatic, Dwiz, Kim Soon, dan masih banyak lagi.
Kuliner halal juga berderet di sepanjang jalan area ini. Jika sudah memasuki waktu salat, Anda bisa mengunjungi Masjid Sultan yang merupakan salah satu ikon di Arab Street.
2. Wisata Masjid Omar Kampong Melaka
Bagi Anda yang senang mengunjungi wisata religi, jangan lewatkan Masjid Omar Kampong Melaka. Ini merupakan masjid tertua di Singapura dan bisa menampung 500 jamaah.
Masjid yang dibangun pada tahun 1820 ini terletak di Jalan Keng Cheow. Mengutip situs National Library Board Singapore, masjid Omar dibangun dari sumbangan dana Syed Omar bin Ali Aljunied asal Palembang.
Awalnya, masjid ini terbuat dari struktur kayu sederhana. Kemudian pada 1855, bangunan kayu masjid digantikan dengan struktur batu bata. Di masa lalu, masjid ini menjadi titik pertemuan orang Melayu lokal, Peranakan Jawa, dan imigran Muslim dari Arab.
3. Joo Chiat
Joo Chiat adalah tempat aesthetic yang wajib dikunjungi jika Anda senang fotografi. Lokasinya berada di antara jalan Geylang dan jalan Marine Parade.
Di kawasan ini, terdapat banyak rumah yang warna-warni. Mengutip situs Visit Singapore, tempat wisata ini juga menawarkan kuliner yang beraneka ragam. Beberapa restoran halal yang terkenal adalah Katong Kitchen, Hjh Maimunah, dan masih banyak lagi.
Jika waktu salat sudah tiba, Anda bisa mengunjungi Masjid Khalid yang letaknya masih di kawasan Joo Chiat.
4. Asian Civilizations Museum (ACM)
Bagi umat Muslim dari Asia yang ingin mengetahui sejarah peradaban benuanya, bisa mengunjungi Asian Civilizations Museum (ACM). Museum ini didirikan pada tahun 1993, tapi baru dibuka pada tahun 2003.
Terletak di tepi Singapore River, museum ini memiliki bangunan yang aesthetic. Jadi, Anda bisa belajar sejarah sambil mengambil foto-foto Instagramable sepuasnya.
Setelah selesai mengagumi seluruh sejarah di museum ini, Anda bisa mengisi perut di restoran Jepang Fu-Men yang sudah tersertifikasi halal.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Singapura untuk Liburan bareng Anak
(DEL)
