Konten dari Pengguna

4 Candi di Malang yang Memiliki Nilai Sejarah dan Estetik

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Candi di Malang (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash/ Elang Wardhana
zoom-in-whitePerbesar
Candi di Malang (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash/ Elang Wardhana

Malang kaya dengan tempat wisata menarik, tak terkecuali dengan wisata sejarahnya yang berupa candi. Ada beberapa candi di Malang yang bagus untuk dikunjungi.

Candi-candi kuno di kota itu memiliki arsitektur dan estetika tinggi. Lokasinya sangat cocok dijadikan sebagai wisata sejarah dan pemotretan yang bernuansa tradisional.

Candi di Malang dengan Arsitektur yang Estetik

Candi di Malang (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash/Darren Budiman

Inilah empat candi di Malang yang merupakan peninggalan sejarah zaman kerajaan. Bentuk candinya estetik, nuansa tempatnya tradisional, bahkan ada yang memiliki kolam.

1. Candi Singosari

Candi Singosari adalah situs peninggalan Kerajaan Singhasari yang dibangun pada abad ke-13 M. Struktur candinya berupa ukiran detail dan anak tangga yang masuk ke tubuh candi. Di sini terdapat arca Dewa Siwa dan Mahakala dengan area candi yang hijau ditumbuhi rerumputan.

Lokasi: Jl. Kertanegara, Candirenggo, Kec. Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65153.

2. Candi Sumberawan

Candi Sumberawan memiliki bentuk stupa. Di sini terdapat mata air alami yang dibangun menjadi kolam. Areanya begitu alami dengan udara sejuk serta nuansa khas pedesaan yang kuat. Arsitekturnya estetik dan unik serta disediakan tempat khusus untuk semedi.

Lokasi: Sumberawan, Toyomarto, Singosari, Bodean Krajan, Toyomarto, Kec. Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65153.

3. Candi Badut

Candi Badut dinobatkan sebagai candi tertua di Jawa Timur. Arsitektur Hindu melekat pada bangunan candinya yang kokoh. Di bagian dinding candi terdapat ukiran minimalis tetapi tetap indah. Untuk berwisata sejarah di sini gratis.

Lokasi: Jl. Raya Candi V No.5D, Doro, Karangwidoro, Kec. Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65151.

4. Candi Kidal

Dikutip dari buku Cintaku Tertambat di Kota Malang terbitan Guepedia (2022:89), Candi Kidal berdiri pada tahun 1248, bersama dengan tahun kedua belas setelah pemakaman Raja kedua Singasari yaitu Anusapati yang telah meninggal. Candi Kidal dipugar kembali pada tahun 1990 dan akses menuju candi ini sudah diperbaiki.

Candi Kidal memiliki relief yang halus dengan cerita tentang Garudeya. Arsitektur candinya berbentuk menara tinggi yang estetik dan mirip-mirip dengan Candi Singosari.

Lokasi: Jalan Raya Panggung, Kidal, Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65156.

Baca juga: Candi Prambanan di Klaten atau Jogja? Ini Dia Lokasi hingga Daya Tariknya

Keempat candi di Malang yang telah disebutkan di atas memiliki bentuk yang estetik. Pada zaman kerajaan, candi tersebut difungsikan sebagai tempat ritual keagamaan dan penyimpanan abu jenazah. (IMA)