Konten dari Pengguna

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak dan Cara Mengatasinya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-Ciri Rambut Rusak, Foto: Unsplash/Vladislav Muslakov
zoom-in-whitePerbesar
Ciri-Ciri Rambut Rusak, Foto: Unsplash/Vladislav Muslakov

Tak sedikit orang yang terlambat menyadari kerusakan pada rambut mereka. Sebelum terlalu parah, Anda bisa mencegahnya dengan memahami ciri-ciri rambut rusak sejak dini.

Setelah memahaminya, maka Anda bisa segera mencegahnya dari kerusakan yang lebih jauh dengan berbagai cara.

Penyebab Rambut Rusak

Sebelum memahami ciri-cirinya, mari pahami terlebih dahulu penyebab rambut rusak, antara lain:

Terlalu Sering Menggunakan Alat Penata Rambut

Alat penata rambut, seperti alat pengering atau catok rambut mengandung suhu panas yang bisa memicu kerusakan pada rambut. Penggunaan yang terus menerus dapat menimbulkan kerusakan permanen pada rambut.

Terlalu Sering Bleaching Rambut

Proses bleaching melibatkan berbagai zat kimia yang masuk ke dalam kutikula rambut. Bleaching dapat mengurangi kekuatan rambut dan mengubah strukturnya, sehingga rentan rusak. Rambut akan tampak kering dan tidak berkilau.

Menata Rambut dengan Berlebihan

Tatanan rambut yang berlebihan, seperti ponytail (kuncir ekor kuda) dan kepang rambut yang terlalu kencang dan sering juga bisa membuat rambut mudah patah.

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak

Dikutip dari buku Women's Guide, Gayatri, (2011:47), inilah ciri-ciri rambut rusak yang perlu dipahami:

Rambut Kering

Rambut kering dapat membuat rambut tampak kusam. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain: terlalu sering menggunakan hair dryer dan catokan, terlalu sering keramas, tinggal di daerah yang panas dan kering, atau terlalu sering berenang di kolam dengan kaporit yang tinggi.

Rambut Patah

Rambut kering yang dibiarkan begitu saja akan membuat rambut patah. Pasalnya, lapisan terluar rambut yang dilapisi minyak alami lama-kelamaan akan jadi kering dan pecah-pecah.

Pemakaian jepitan atau ikat rambut yang terlalu kencang dan sering bisa membuat rambut semakin patah. Selain itu, pemakaian bahan kimia yang berlebihan, seperti cat rambut juga bisa membuat kutikula rambut mudah patah.

Dengan begitu, korteks dan medula rambut tidak terlindungi, sehingga rambut jadi lebih rapuh, patah, hingga bercabang.

Rambut yang Berubah Warna

Ketika rambut rusak, maka warna rambut akan memudar. Hal ini dikarenakan minyak alami yang kurang atau hilang dari rambut dan kulit kepala. Hal ini menyebabkan rentannya kutikula untuk rusak dan jadi pecah-pecah. Oleh karena itu, warna rambut akan berubah jadi lebih pudar.

Penipisan Rambut

Jika rambut mulai menipis, maka ini berarti bahwa kondisi rambut Anda sudah parah. Apabila Anda mengabaikan ciri-ciri di atas, maka rambut Anda akan menipis.

Cara Mengatasi Rambut Rusak

Berikut adalah cara mengatasi rambut rusak yang perlu Anda pahami dan lakukan:

  • Tidak keramas terlalu sering, idealnya 2 hari sekali saja.

  • Senantiasa memakai kondisioner usai memakai sampo, kemudian bilas rambut hingga bersih.

  • Senantiasa menggunakan produk perawatan rambut terpercaya untuk menutrisi rambut sebelum melakukan penataan agar tidak langsung terkena panas dari alat pengering.

  • Mengoleskan minyak kelapa atau minyak zaitun untuk mengembalikan hidrasi rambut.

  • Menghindari paparan sinar matahari langsung secara langsung dengan memakai topi atau payung pada siang hari.

Nah, itulah ciri-ciri dan cara mengatasi rambut rusak. Selamat mencoba!