4 Fakta di Balik Pesawat Terbesar di Dunia Sepanjang Masa, An-225 Mriya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berbicara soal pesawat terbesar di dunia akan selalu tertuju pada satu nama, An-225 Mriya. Pesawat buatan Ukraina ini memiliki berat dan besar yang bahkan tidak terpikirkan oleh logika manusia.
Ukurannya yang besar bukan berarti hanya sebatas bisa mengangkut manusia. Dikutip dari antonov.com, selain sebagai transportasi udara An-225 Mriya adalah tanda kemajuan teknologi, khususnya di dunia penerbangan.
Tidak heran jika An-225 Mriya mendarat di suatu bandara, akan menjadi perhatian publik. Tetapi sayangnya, saat ini sudah tidak lagi bisa melihat burung besi ini, karena pada tahun 2022 hancur dalam peperangan.
4 Fakta di Balik Pesawat Terbesar di Dunia yang Tinggal Kenangan
Sejak awal kemunculannya, An-225 sebagai pesawat terbesar di dunia sudah memecahkan berbagai rekor. Dengan panjang 84 meter, lebar sayap 88.5 meter, serta tinggi 18 meter, An-225 bisa mengangkut pesawat lain. Berikut ini beberapa fakta menariknya.
1. Mengangkut Wahana Buran
An-225 yang secara resmi diperkenalkan ke publik pada tahun 1989 ini awalnya adalah untuk pesawat kargo. Wahana Buran adalah bagian dari program luar angkasa ambisius Uni Soviet sebagai tandingan Space Shuttle milik Amerika Serikat
Sayangnya, Uni Soviet belum memikirkan bagaimana pemindahan Wahana Buran dari stasiun pembuatan ke lokasi peluncuran. Maka lahirlah proyek An-225 Mriya sebagai pesawat kargo yang mengantarkan Wahana Buran ke lokasi tertentu.
2. Berperan dalam Misi Kemanusiaan
Ada peran An-225 dalam berbagai misi kemanusiaan. Muatannya yang besar bisa menjadi sangat efisien saat membawa obat-obatan, peralatan kesehatan, hingga peralatan kebencanaan dari satu negara ke negara lain.
Sebelum hancur di tahun 2022, pesawat ini sangat berguna dalam mengantarkan peralatan medis, APD, masker, dan vaksin saat masa Covid-19. Bahkan mencetak sejarah membawa 1.000 meter kubik kargo medis dari Tiongkok ke negara-negara di Eropa.
3. Hanya Satu di Dunia
Hanya ada satu dunia. Tetapi faktanya, ada dua proyek pesawat yang sama pada saat itu, tetapi hanya satu yang selesai. Jadi, hingga hancur di tahun 2022, tidak ada pesawat yang sama dengan dimensi sebesar An-225.
Meskipun demikian, pesawat yang belum selesai dan dalam proyek yang sama masih disimpan dalam Antonov di Ukraina. Ada beberapa anggapan bahwa proyek ini akan dilanjutkan kembali pasca An-225 hancur.
4. Perbandingan dengan Boeing 747-8 (Pesawat Kargo)
Boeing 747-8 yang adalah pesawat kargo dianggap sebagai pesawat super besar. Tetapi, tidak sebanding dengan besar An-225 Mriya. An-225 memiliki konfigurasi 6 mesin jet dan 32 roda pendaratan. Sedangkan Boeing 747-8 dengan 4 jet dan 16 roda pendaratan.
Lebih dari itu, pesawat secanggih apapun sekarang tidak bisa memiliki ukuran, daya angkut dari An-225 yang bisa membawa Wahana Buran. Pesawat ini bisa dengan stabil terbang dan terlihat layaknya raksasa langit.
Baca Juga: 3 Pesawat Kargo Terbesar di Dunia, Ada yang Baru Saja Singgah di Indonesia
Itulah 4 fakta di balik pesawat terbesar di dunia, An-225 buatan Ukraina yang telah hancur pada tahun 2022. Meski saat ini sudah tidak dapat dilihat lagu wujudnya, tetapi akan terus menjadi legenda di dunia aviasi.(EvE)
