4 Perbedaan Kimono dan Yukata, Pahami agar Tidak Keliru

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan kimono dan yukata sering kali membuat orang bingung karena secara sekilas keduanya tampak mirip. Akan tetapi, kedua pakaian tradisional Jepang ini mempunyai perbedaan yang penting diketahui terutama ketika ingin liburan ke Jepang.
Jepang menjadi salah satu negara terfavorit para turis mancanegara karena memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang menakjubkan. Selain keindahan alam yang memukau, kebudayaan Jepang juga dikenal luas, seperti halnya dengan kedua jenis pakaian tradisional tersebut.
4 Perbedaan Kimono dan Yukata yang Perlu Dipahami
Dikutip dari buku yang berjudul Cara Mudah Menggambar Manga, Fudou & Koswara, (2013:115), kimono adalah pakaian tradisional Jepang. Karena pemakaiannya yang rumit dan berlapis-lapis, kimono hanya dipakai saat-saat tertentu saja. Sedangkan yukata bisa dibilang kimono harian, karena bisa dipakai sehari-hari.
Secara desain, kimono dan yukata sangat mirip, bahkan hanya berbeda pada lapisan serta motifnya. Berikut adalah beberapa perbedaan kimono dan yukata yang penting dipahami agar tidak keliru.
1. Bahan
Perbedaan pertama antara kimono dan yukata bisa dilihat dari segi bahan yang digunakan. Umumnya, kimono terbuat dari sutra yang menunjukkan kemewahan dan estetika. Kimono terasa tebal dan cocok digunakan pada musim dingin.
Sementara itu, yukata biasanya terbuat dari bahan berupa katun atau polyester. Hal ini membuat pakaian kimono dipakai pada waktu-waktu tertentu, sedangkan yukata bisa digunakan setiap hari.
2. Panjang Lengan
Salah satu jenis lengan kimono biasa dikenal dengan furisode, yakni lengan terpanjang dibandingkan dengan lainnya. Sedangkan yukata memiliki lengan yang tidak lebih dari 50 centimeter.
3. Lapisan Baju
Perbedaan paling mencolok dari keduanya terletak pada ada tidaknya lapisan dalam pakaian. Kimono memiliki lapisan berbahan sutra dan tekstur di dalamnya cukup kompleks, sementara itu yukata tidak ada lapisan di dalamnya.
4. Waktu Penggunaan
Penggunaan yukata biasanya lebih sering dijumpai pada saat musim panas karena kainnya yang tipis sehingga nyaman digunakan. Sebaliknya, kimono biasa digunakan pada musim dingin, baik untuk penggunaan luar ruangan atau di dalam rumah.
Baca juga: 4 Tempat Liburan Musim Panas di Jepang dengan Pemandangan Indah
Keempat perbedaan mendasar antara kimono dan yukata kini bisa dipahami dengan mudah sehingga tidak lagi keliru dalam membedakan keduanya. Adaya perbedaan kimono dan yukata membuktikan bahwa pakaian tradisional Jepang sangat unik. (VIC)
