Konten dari Pengguna

4 Perbedaan Layover dan Stopover saat Penerbangan untuk Panduan Transit

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Layover dan Stopover. Foto hanya ilustrasi, bukan sebenarnya. Sumber: pexels.com/Markus Winkler
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Layover dan Stopover. Foto hanya ilustrasi, bukan sebenarnya. Sumber: pexels.com/Markus Winkler

Dalam dunia penerbangan, terdapat istilah layover dan stopover yang sama-sama bisa diartikan sebagai transit, tetapi memiliki perbedaan signifikan. Maka dari itu, penumpang pesawat perlu mengetahui perbedaan layover dan stopover agar tidak bingung saat melakukan penerbangan.

Mengutip dari buku How to Hack The Air Travel System. Pasquale De Marco, (2025: 10), layover dan stopover termasuk dua istilah yang kerap dijumpai ketika memilih penerbangan.

Perbedaan Layover dan Stopover dalam Dunia Penerbangan

Perbedaan Layover dan Stopover. Foto hanya ilustrasi, bukan sebenarnya. Sumber: pexels.com/ClickerHappy

Ketika melakukan penerbangan, tidak seluruh maskapai melayani rute yang langsung tiba di satu tujuan, baik domestik maupun internasional. Keterbatasan penerbangan langsung memungkinkan penumpang untuk transit dulu sambil menunggu penerbangan selanjutnya.

Kata transit memiliki dua istilah khusus, yakni layover dan stopover yang keduanya memiliki pengertian berbeda. Apabila ingin tahu lebih jelasnya, berikut perbedaan layover dan stopover dalam istilah penerbangan.

1. Durasi

Perbedaan mencolok pada dua istilah tersebut berkaitan dengan durasi menunggu penerbangan selanjutnya. Hal itu dijelaskan dalam buku How to Hack The Air Travel System. Pasquale De Marco, (2025: 10), layover memiliki waktu tunggu kurang dari 24 jam, khususnya untuk penerbangan internasional.

Pada penerbangan domestik, biasanya waktu tunggu kurang lebih 30 menit hingga 4 jam. Penumpang bisa menunggu di terminal bandara dan umumnya tidak perlu melewati imigrasi lagi saat memilih penerbangan internasional.

Lain halnya dengan stopover yang memiliki waktu tunggu lebih lama, bahkan bisa lebih dari 24 jam atau beberapa hari. Selama jeda waktu tersebut, penumpang diperbolehkan untuk keluar bandara dulu, menginap, atau melakukan aktivitas lainnya.

2. Tujuan

Proses layover umumnya bertujuan untuk berganti pesawat menuju tujuan perjalanan akhir penumpang. Di sisi lain, sebagian besar situasi stopover terjadi karena pilihan dari penumpang itu sendiri. Dalam hal ini, penumpang sengaja berhenti sejenak di titik transit, lalu menghabiskan waktu melebihi 24 jam untuk menjelajahi kota sebelum melanjutkan penerbangan.

3. Biaya yang Dikeluarkan

Perbedaan antara layover serta stopover juga tampak dari segi biaya yang dikeluarkan. Pada umumnya, stopover memiliki biaya lebih mahal karena penumpang akan singgah lebih lama, sehingga memungkinkan terjadinya pembelian beberapa tiket penerbangan, serta pengeluaran tambahan selama singgah.

Meskipun demikian, terdapat sejumlah maskapai yang memberikan subsidi tiket maupun program transit untuk memudahkan saat singgah sejenak. Di sisi lain, layover tidak memiliki biaya tambahan karena sudah termasuk pada tiketnya, kecuali jika penumpang membeli sejumlah barang selama menunggu di bandara sebagai keperluan pribadi.

4. Bagasi

Jika penumpang pesawat sedang layover, maka pihak maskapai yang bertugas untuk memindahkan bagasi setiap penumpang dari satu penerbangan ke penerbangan selanjutnya. Dengan begini, penumpang tidak perlu repot mengambil maupun menitipkan bagasi terlebih dulu.

Lain halnya jika penumpang sedang stopover, maka perlu mengambil bagasi, melakukan pemeriksaan imigrasi, hingga bea cukai. Kondisi tersebut bisa berbeda-beda, tergantung pada durasi stopover serta kebijakan setiap bandara.

Baca juga: 8 Barang yang Disita di Bandara dan Wajib Diketahui

Jika sudah mengetahui perbedaan layover dan stopover dalam dunia penerbangan, penumpang pesawat tidak perlu bingung lagi ketika sedang transit di bandara. [ENF]