Konten dari Pengguna

4 Perbedaan ScreenX dan IMAX yang Bikin Pengalaman Nonton Film Naik Level

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan ScreenX dan IMAX. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Augusto Oazi
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan ScreenX dan IMAX. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Augusto Oazi

Perbedaan ScreenX dan IMAX sering jadi bahan obrolan pencinta film yang suka nonton di bioskop. Keduanya sama-sama menawarkan teknologi canggih yang bikin pengalaman menonton terasa berbeda dari layar biasa.

Hadirnya dua format ini juga membuat pilihan menonton semakin berwarna. Wajar kalau banyak orang penasaran mana yang lebih seru untuk dinikmati.

Perbedaan ScreenX dan IMAX, Wajib Diketahui Penikmat Film di Bioskop

Perbedaan ScreenX dan IMAX. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Coline Haslé

Buat yang suka mencoba pengalaman baru saat menonton film, memahami perbedaan ScreenX dan IMAX jadi penting. Supaya tidak bingung saat memilih studio, berikut ini beberapa poin utama yang bisa memberi gambaran jelas tentang perbedaan keduanya.

1. Teknologi

ScreenX mengandalkan sistem multiproyeksi yang dipasang di sisi kiri dan kanan ruangan bioskop. Teknologi ini membuat gambar seakan meluas ke dinding samping. Hasilnya, penonton merasa seperti berada di tengah-tengah adegan.

Sementara itu, IMAX punya pendekatan berbeda. Teknologi ini menggunakan proyektor khusus dengan resolusi tinggi dan layar berukuran raksasa yang sedikit melengkung. Dengan kombinasi itu, gambar yang ditampilkan jadi jauh lebih tajam, terang, dan detail. Efeknya, penonton bisa menangkap nuansa kecil dalam setiap adegan.

2. Fokus

Di ScreenX, penonton bisa menonton film yang “hidup” hingga ke dinding di kanan-kiri. Fokus utamanya bukan hanya pada ketajaman gambar, tetapi pada rasa imersif yang membuat mata bergerak ke segala arah. Karena itu, ScreenX sangat cocok untuk genre aksi atau film dengan bentang alam yang megah.

Sebaliknya, IMAX fokus pada kualitas gambar dan suara. Dikutip dari unggahan akun @Cinema.21 di TikTok, setiap detail visual di IMAX dapat ditampilkan dengan jelas, mulai dari ekspresi kecil di wajah aktor sampai tekstur objek. Ditambah dengan sistem audio yang lebih dalam dan menyebar, penonton bisa merasakan entakan musik latar atau efek ledakan dengan nyata.

3. Rasio Aspek

Pada ScreenX, layar samping dibuat mengikuti rasio layar utama, sehingga gambar tetap konsisten dan menyatu. Hal ini membuat pengalaman menonton terasa lebih natural, seolah-olah memang sedang berada di dalam ruang film tersebut.

IMAX punya rasio aspek yang lebih tinggi daripada bioskop biasa. Dengan layar yang besar dan proporsinya berbeda, gambar bisa menampilkan area tambahan yang tidak terlihat di versi standar.

4. Lokasi dan Jaringan Bioskop

ScreenX saat ini tersedia di jaringan bioskop CGV. ScreenX sudah hadir terbatas di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Sebaliknya, IMAX sudah lebih dulu hadir di Indonesia melalui jaringan bioskop XXI. Dengan jumlah cabang yang lebih luas, penonton lebih gampang menemukan studio IMAX dibandingkan ScreenX.

Baca juga: Harga Tiket Premiere XXI untuk Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi

Pada akhirnya, perbedaan ScreenX dan IMAX memberi warna tersendiri dalam dunia bioskop modern. Pilihan kembali ke selera masing-masing penonton. (CR)