4 Rute Angkot Depok saat CFD agar Lalu Lintas Lancar dan Tarifnya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pelaksanaan Car Free Day (CFD) Depok yang biasa dilaksanakan di kawasan Margonda membuat beberapa jalan ditutup, sehingga terjadi perubahan jalur. Oleh sebab itu, masyarakat daerah setempat perlu tahu rute angkot Depok saat CFD agar tidak bingung.
Jalan raya yang ditutup biasanya akan ramai oleh para peserta car free day yang tengah jalan sehat, bersepeda, maupun senam. Itulah sebabnya, jalur untuk transportasi umum akan dialihkan sementara waktu.
Informasi Rute Angkot Depok saat CFD
Para pengguna angkot di Depok perlu memperhatikan rutenya setiap kali pelaksanaan Car Free Day atau CFD. Hal itu lantaran sejumlah jalur akan ditutup karena digunakan CFD, sehingga memengaruhi rute beberapa angkot.
Adapun rute angkot Depok saat CFD berdasarkan situs depok.go.id adalah sebagai berikut.
1. Angkot D02, D06, D09, D10
Angkot D02, D06, D09, dan D10 akan melintasi rute dari Jalan Tole Iskandar, Depok 2 Tengah, dan Siliwangi, lalu pemberhentian terakhir di Terminal Depok. Rute ini juga berlaku bagi transportasi umum BisKita TransDepok.
2. Angkot D05
Masyarakat yang naik angkot D05 akan melintasi rute Citayam dan Grand Depok City (GDC) menuju Terminal Depok. Transportasi lain yang berlaku untuk rute tersebut, yakni Mikro TransDepok D10A.
3. Angkot D03 dan D07
Angkot D03 dan D07 juga mengalami peralihan rute. Transportasi umum tersebut akan berangkat dari Jalan Raya Sawangan dan Jalan Raya Pitara dengan pemberhentian terakhir di Jalan Arief Rahman Hakim.
4. Angkot D112 dan T19
Masyarakat Depok dari Kampung Rambutan, Kelapa Dua, serta Pasar Rebo bisa naik angkutan umum D112 dan T19. Angkot tersebut akan berhenti di Terminal Depok.
Tarif Angkot Depok 2025
Masyarakat yang baru pertama kali naik angkutan umum di Depok mungkin bertanya-tanya terkait nominal tarifnya. Bagi para pelajar, untuk trayek angkot non-AC akan dikenakan tarif khusus sebesar Rp3.000, sedangkan angkot AC Mikro TransDepok mengalami kenaikan menjadi Rp4.000.
Sementara itu, menurut situs depok.go.id, penumpang umum akan dikenakan tarif sebesar Rp5.000-Rp10.700, tergantung rute angkot non-AC yang dipilih. Jika naik angkot AC D10A, tarifnya sebesar Rp8.500.
Sistem pembayaran angkot non-AC secara tunai, sedangkan yang naik angkot AC telah tersedia pilihan pembayaran non-tunai menggunakan QRIS atau kartu prabayar elektronik.
Baca juga: Rute Angkot Bogor Terbaru 2025 untuk Pilihan Transportasi Masyarakat
Rute angkot Depok saat CFD perlu diperhatikan masyarakat agar tidak bingung ketika ingin naik transportasi umum tersebut. [ENF]
