4 Tempat Wisata di Trowulan yang Menarik dan Bersejarah

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tempat wisata di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, sangat menarik untuk dijelajahi. Kawasan ini menyimpan berbagai situs bersejarah peninggalan masa Kerajaan Majapahit. Berbagai destinasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Dikutip dari indonesia.go.id, hampir di seluruh desa di Kecamatan Trowulan didapati temuan-temuan arkeologis. Sehingga seluruh daerah Trowulan merupakan satu kawasan situs arkeologi yang besar seluas hampir 100 km persegi.
Tempat Wisata di Trowulan yang Penuh akan Sejarah
Ada empat tempat wisata di Trowulan yang terkenal dengan peninggalan sejarahnya. Berikut rekomendasi bagi yang tertarik melakukan wisata sejarah.
1. Museum Trowulan Majapahit
Museum Trowulan adalah museum arkeologi yang dibangun untuk menyimpan berbagai artefak dan temuan arkeologi yang ditemukan di sekitar Trowulan. Terdapat juga relief yang menceritakan datangnya pedagang dari Tiongkok ke Majapahit.
Koleksi sejarah, seperti koin emas, guci, alat-alat rumah tangga, dan keramik, disimpan rapi di dalam museum.
Jam buka: Senin-Minggu, mulai pukul 08.30-15.30 WIB.
Harga tiket masuk: Rp5.000.
Lokasi: Jl. Pendopo Agung, Ngelinguk, Trowulan, Kec. Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
2. Candi Bajang Ratu
Candi Bajang Ratu merupakan sebuah gapura atau candi peninggalan Majapahit. Dibangun pada abad ke-14, candi ini dimaknai sebagai tugu peringatan untuk menghormati Jayanegara, raja kedua Majapahit yang wafat pada tahun 1328.
Walaupun berukuran kecil, tetapi candi ini memiliki arsitektur khas gaya Majapahit. Candi ini memiliki relief dan ukiran hias yang cantik dengan bangunan menggunakan batu andesit.
Jam buka: Senin-Minggu, mulai pukul 08.00-15.00 WIB
Harga tiket masuk: Rp3.000.
Lokasi: Jl. Candi Tikus No.9, Pelem, Temon, Kec. Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur
3. Candi Tikus
Candi Tikus adalah salah satu candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang menjadi simbol kemakmuran kerajaan. Arsitektur bangunan Candi Tikus terkenal unik dan mempunyai fungsi yang menarik.
Di bagian dalamnya ada sebuah kolam yang berisi air suci yang dipercaya mempunyai berbagai manfaat. Dikutip dari pariwisata.mojokertokab.go.id, nama tikus sendiri merupakan sebutan yang digunakan masyarakat setempat karena pada saat ditemukan, candi tersebut merupakan sarang tikus.
Jam buka: Senin-Minggu, mulai pukul 07.00-16.00 WIB
Harga tiket masuk: Rp3.000.
Lokasi: Jalan Raya Trowulan, Jatirejo, Temon, Kec. Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
4. Buddha Tidur Mojokerto
Patung Buddha Tidur raksasa ini berada di dalam Maha Vihara Mojopahit. Memiliki ukuran panjang 22 meter, lebar 6 meter, dengan tinggi 4,5 meter. Patung besar ini dilapisi kuningan, kerap disebut Buddha Mahaparinibbana.
Kawasan ini tidak hanya sebagai tempat ibadah umat Buddha, melainkan juga sebagai tempat wisata seluruh umat.
Jam buka: Senin-Minggu, mulai pukul 06.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk: Rp5.000 per orang untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.
Lokasi: Jalan Raya, Siti Inggil, Bejijong, Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Baca Juga: 3 Tempat Wisata di Sampang Madura Jawa Timur yang Masih Alami
Itulah beberapa tempat wisata di Trowulan yang menarik serta kaya akan nilai sejarah. Daerah ini memiliki banyak kekayaan warisan budaya dan keindahan alam Indonesia. (WIN)
