4 Tempat Wisata Surabaya seperti Jepang yang Indah, Wajib Dikunjungi

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tak perlu jauh-jauh ke Jepang jika hanya ingin menikmati suasana khas Jepang. Bagi kamu yang punya budget terbatas untuk wisata ke lua negeri, kamu bisa mengunjungi kota Surabaya karena di sini banyak spot yang mirip dengan Negeri Sakura tersebut. Berikut ini 4 tempat wisata Surabaya seperti di Jepang yang indah dan wajib kamu kunjungi.
4 Tempat Wisata Surabaya seperti Jepang yang Indah
Surabaya merupakan Ibu Kota Jawa Timur yang punya suhu udara lumayan panas. Namun demikian, ada beberapa titik di kota tersebut yang menyuguhkan pemandangan indah seperti di Jepang. Cek 4 tempat wisata Surabaya seperti di Jepang di bawah ini.
Baca juga: 3 Hidden Gem Kuliner Surabaya Ini yang Paling Direkomendasikan
1. Taman Sakura
Seperti namanya, tempat ini didominasi dengan pohon Sakura dengan bunga-bunga berwarna pink yang cantik. Taman Sakura memiliki nama resmi Taman Harmoni. Ada banyak koleksi bunga yang dimiliki taman ini, seperti sunflower, rose, jasmine, dan lain sebagainya yang membuat pengunjungnya serasa ada di Jepang.
Taman Sakura tidak hanya memiliki bunga-bunga cantik untuk dinikmati, tetapi ada juga disediakan fasilitas wahana permainan anak, seperti seluncuran, ayunan, hingga jungkat-jungkit. Selain itu, lahan parkirnya juga luas, tersedia pula mushola untuk muslim yang ingin beribadah dan juga WC umum yang bersih. Untuk bisa ke sini tidak dikenakan biaya, lho!
Lokasi Taman Sakura ada di Jl. Keputih Tegal Tim. II No.249, Keputih, Kec. Sukolilo, Kota Surabaya. Dengan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga18.00 WIB.
2. Wisata Hutan Bambu Keputih
Tempat wisata Surabaya seperti di Jepang selanjutnya ada Hutan Bambu Keputih. Lokasinya ada di Jl. Raya Marina Asri, Keputih, Kec. Sukolilo, Kota Surabaya. Tempat ini buka 24 jam dan gratis biaya masuknya.
Dulu tempat ini merupakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dikelola oleh Pemkot Surabaya dan dialihfungsikan menjadi tempat wisata. Hutan Bambu Keputih terinspirasi dari Sagano Bamboo Forest yang berada di Kyoto, Jepang. Tak heran jika di sini mirip sekali dengan suasana negeri Sakura tersebut.
3. Jl. Ahmad Yani, Taman Tabebuya
Selanjutnya ada Jalan Ahmad Yani, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Gunung Anyar Merr, hingga Sepanjang Jalan Gubeng yang sebenarnya bukan tempat wisata berbayar melainkan tempat yang ditujukan untuk masyarakat Surabaya yang ingin duduk-duduk sambil nongkrong dan ngopi.
Sepanjang jalan ini akan banyak ditemui Pohon Tabebuya yang warnanya mencolok kuning dan putih. Suasananya mirip dengan suasana perkotaan di Jepang. Vibesnya mirip dengan kota Tokyo, apalagi ada jalur khusus sepeda kayuh yang disediakan di sini. Suasananya menjadi semakin mirip Jepang dan pemandangannya Instagramable banget.
Lokasinya ada di Jalan Ahmad Yani, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Gunung Anyar Merr, hingga Sepanjang Jalan Gubeng. Siapapun bisa melintasi jalan ini tanpa dipungut biaya.
4. Pagoda Tian Ti
Tempat wisata Surabaya seperti di Jepang yang keempat adalah Pagoda Tian Ti yang telah ada sejak tahun 2010. Penampakan Pagoda ini sangat besar dan megah dengan diameter 60 meter dan tinggi 58 meter. Wisatawan bisa masuk ke Pagoda ini.
Dikutip dari Instagram @surabayasparkling, nama Tian Ti sendiri memiliki makna langit-bumi. Oleh karenanya, Pagoda ini disebut juga "Sky World".
Di dalamnya terdapat motif arsitektural timbul dengan bentuk 81 buah lingkaran berwarna emas, 9 vertikal kali 9 horizontal, serta ukiran burung Garuda. Tempat ini lumayan Instagramable. Apalagi di samping pagoda ada ilalang tinggi yang membuat vibesnya makin serasa di Jepang.
Jika ingin ke Pagoda Tian Ti, kamu bisa berkunjung ke alamatnya di Jl. Sukolilo No.100, Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya. Jam buka mulai pukul 08.00 - 17.00 WIB. Ada tiket masuk seharga Rp5.000 yang dikenakan kepada pengunjung.
Demikianlah 4 tempat wisata Surabaya seperti di Jepang yang wajib dikunjungi, ada yang gratis dan adapula yang berbayar. (IMA)
