5 Makanan Khas Suku Tengger Jawa Timur, Rekomendasi untuk Wisatawan

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makanan khas Suku Tengger merupakan sajian tradisional masyarakat yang tinggal di kawasan Pegunungan Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur. Suku ini diketahui tinggal di beberapa kabupaten termasuk Lumajang, Malang, Pasuruan dan Probolinggo.
Seperti halnya suku-suku lain di Indonesia, Suku Tengger memiliki tradisi kuliner yang unik. Ini membuatnya menjadi incaran banyak wisatawan saat datang ke kawasan ini.
5 Makanan Khas Suku Tengger Jawa Timur, Kuliner Incaran Wisatawan
Menurut buku KULINER KHAS SUMATERA: Tradisi hingga Nilai Gizi, Hesti Ayuningtyas Pangastuti dkk (2022:1) makanan khas atau makanan tradisional merupakan pangan yang berhubungan erat dengan sebuah daerah. Makanan ini biasanya diwariskan dari generasi ke generasi.
Di Jawa Timur, masyarakat Suku Tengger memiliki sejumlah sajian tradisional yang wajib dicoba wisatawan. Simak rekomendasi 5 makanan khas Suku Tengger berikut ini!
1. Wedang Pokak
Bagi wisatawan yang datang ke Bromo, cuaca dingin menjadi alasan tepat untuk menyeruput wedang pokak. Minuman tradisional ini diracik dari berbagai rempah seperti jahe, cengkeh, serai, kayu manis, dan jeruk purut.
Selain menghangatkan tubuh, wedang pokak juga dipercaya memiliki manfaat kesehatan.
2. Ampok (Empok)
Ampok merupakan nasi aron yang telah dikeringkan, lalu dibasahi dan dikukus kembali. Hasilnya adalah makanan pokok bertekstur empuk yang menjadi pilihan utama Suku Tengger saat masa-masa sulit. Kini, ampok tetap disantap sebagai simbol tradisi yang lestari.
3. Iga Pasir
Sajian ini begitu digemari wisatawan karena menyajikan iga sapi yang dimasak dengan bumbu khas hingga empuk dan gurih. Menikmati iga pasir dalam kondisi hangat, sambil memandang kabut pegunungan, memberikan sensasi kuliner yang memanjakan.
4. Sawut Kabut
Sawut kabut adalah camilan manis yang terbuat dari singkong parut dan gula merah. Rasanya lembut dan cocok dijadikan teman sarapan atau kudapan sore hari bersama teh hangat.
5. Gerit
Gerit adalah olahan dari nasi aron yang diratakan, dijemur hingga kering, dan bisa disimpan lama. Bisa dimakan langsung atau diolah ulang, makanan ini mencerminkan efisiensi dan kearifan lokal masyarakat Tengger.
Baca Juga: 5 Makanan Khas Inggris yang Terkenal dan Lezat
Kelima makanan khas Suku Tengger di atas bukan hanya sekadar sajian, tapi juga menjadi identitas bagi penduduk setempat. Selamat mencicipi! (DS)
