5 Masjid Terbesar di Indonesia dengan Arsitektur Menawan

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![[Masjid Terbesar di Indonesia] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Mosquegrapher](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01hzea4pp1w7jd6064hvbeqhgm.jpg)
Sebagai salah satu negara muslim terbesar di dunia, menemukan masjid di Indonesia bukan hal yang sulit dilakukan. Bahkan, terdapat beberapa masjid terbesar di Indonesia yang sangat menarik untuk dikunjungi.
Fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi telah bertransformasi menjadi tempat bermusyawarah, kajian, dan berbagai kegiatan sosial. Tentunya, deretan masjid terbesar tersebut memiliki keunikan tersendiri, salah satunya dari segi arsitektur.
Masjid Terbesar di Indonesia
Mengutip jurnal Place Attachment Research Dedicated to Defining What Makes a Place Meaningful Enough for Place Attachment oleh Eko & Astari (2021), masjid adalah tempat yang dibangun untuk menjalankan ibadah bagi umat Islam.
Masjid memiliki fungsi penting untuk kegiatan keagamaan, sosial, dan ekonomi. Adapun masjid terbesar di Indonesia yakni sebagai berikut.
1. Masjid Istiqlal, Jakarta
Masjid Istiqlal mempunyai luas bangunan 2,5 hektare dengan kapasitas jemaah yang mencapai 100.000 orang. Ciri khas dari masjid ini adalah mengusung konsep arsitektur Islam yang kontemporer. Mulai dari lantai, dinding, dan kubah di masjid ini didominasi bahan marmer dan besi anti karat.
Letak Masjid Istiqlal sangat strategis karena berada di pusat kota. Alamat lengkapnya berada di Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Kec. Sawah Besar, Jakarta Pusat.
2. Masjid Al-Akbar, Surabaya
Masjid Al-Akbar memiliki kubah yang unik berbentuk oval. Kubah yang megah dan besar ini berwarna kebiruan dan dilengkapi aksen diagonal berwarna hijau muda.
Selain kubah, ornamen lain yang cukup menarik di masjid ini berupa menara setinggi 99 meter. Hal ini merepresentasikan Asmaul Husna yang berjumlah 99.
Selain digunakan untuk ibadah, masjid ini juga menyediakan berbagai fasilitas lain, seperti green house, edu park, urban farming, dan grand ballroom. Lokasi masjid ini berada di Pagesangan, Kec. Jambangan, Surabaya, Jawa Timur.
3. Masjid Islamic Center, Samarinda
Masjid Islamic Center Samarinda memiliki arsitektur yang mewah, apalagi dengan adanya tujuh menara di lingkungannya. Saat memasuki bangunan utama masjid, jemaah akan melewati 33 anak tangga yang jumlahnya sama seperti biji tasbih.
Terdapat nuansa Haghia Sophia di beberapa sisi masjid yang mengingatkan masjid ikonik di Istanbul, Turki tersebut. Alamat masjid ini berada di Jl. Slamet Riyadi No. 1, Tlk. Lerong Ulu, Kec. Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur.
4. Masjid Raya Baiturrahman, Aceh
Masjid Raya Baiturrahman dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada 1607-1636. Masjid ini memiliki sejarah yang cukup besar karena menjadi saksi bisu perlawanan rakyat Aceh kepada Belanda.
Karakteristik masjid ini adalah mengusung gaya arsitektur Mughal. Hal ini ditandai dengan adanya menara dan kubah besar layaknya Taj Mahal di India. Alamat masjid ini terletak di Jl. Moh. Jam No. 1 Kp. Baru, Kec. Baiturrahman, Banda Aceh.
5. Masjid Al-Jabbar, Bandung
Masjid Al-Jabbar merupakan masjid yang diresmikan pada Desember 2022. Masjid ini dibangun di tanah seluas 25 hektare dan mampu menampung 30.000 jemaah.
Arsitektur masjid ini memadukan unsur modern, aksen masjid Turki, dan dekorasi seni khas Jawa Barat. Terdapat danau besar yang mengelilingi masjid ini yang tentunya semakin menambah keindahannya.
Selain itu, danau tersebut juga berfungsi sebagai retensi banjir dan penyimpan air. Lokasi masjid ini berada di Jl. Cimincrang No.14, Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.
Baca juga: 4 Masjid Terindah di Dunia dengan Arsitektur Termegah
Itulah beberapa masjid terbesar di Indonesia yang masing-masing memiliki keunikan arsitektur. Deretan masjid tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ruang ibadah, tetapi juga ruang sosial dan ekonomi. (DLA)
