5 Perbedaan LRT dan MRT yang Menarik untuk Diketahui

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

LRT dan MRT merupakan dua jenis moda transportasi umum yang dapat dijumpai di Jakarta. Meski kedua transportasi tersebut berbasis rel, terdapat 5 perbedaan LRT dan MRT yang menarik untuk diketahui guna menambah wawasan.
Kehadiran LRT dan MRT di Jakarta menambah pilihan moda transportasi yang bisa digunakan untuk bepergian. Apalagi ada sejumlah rute yang menjangkau berbagai wilayah di Jakarta maupun di kota penyangga sekitar Jakarta, seperti Bekasi dan Bogor.
5 Perbedaan LRT dan MRT, Mulai dari Kapasitas hingga Kecepatannya
Jadi transportasi andalan, membuat LRT dan MRT selalu ramai penumpang. Menariknya, transportasi ini juga memiliki perbedaan. Inilah 5 perbedaan LRT dan MRT yang menarik untuk diketahui guna menambah wawasan seputar moda transportasi umum.
1. Kapasitas
Salah satu perbedaan yang dapat terlihat antara LRT dan MRT adalah jumlah kapasitas penumpang. Berdasarkan informasi dari situs resmi indonesia.go.id, LRT memiliki kapasitas 600 penumpang dan MRT sekitar 1.950 penumpang untuk setiap rangkaian kereta.
2. Sistem Daya
Sistem daya menjadi pembeda berikutnya dari LRT dan MRT. Pada LRT, sistem daya yang digunakan adalah listrik aliran bawah. Sedangkan MRT menggunakan listrik aliran atas kereta, sesuai informasi dari situs indonesia.go.id.
3. Sistem Rel
Dengan sistem daya yang berbeda, menjadikan sistem rel pada LRT dan MRT juga berbeda. Memiliki sistem aliran listrik bawah, LRT memiliki sistem rel berupa rel ketiga atau third rail sebagai konduktor tempat mengalirnya energi listrik. Sementara MRT, menggunakan sepasang rel yang umum.
4. Kecepatan
Tingkat kecepatan juga menjadi perbedaan dari LRT dan MRT. Umumnya, LRT memiliki kecepatan rata-rata sebesar 90 km per jam. Sedangkan MRT memiliki tingkat kecepatan yang lebih cepat, yakni sebesar 110 km per jam.
5. Rute
Perbedaan lainnya adalah rute perjalanan yang tersedia. Di Jakarta, MRT memiliki 13 stasiun yang menghubungkan Stasiun Lebak Bulus di Jakarta Selatan menuju Stasiun Bundaran HI Bank DKI di Jakarta Pusat, sesuai informasi dari situs jakartamrt.co.id.
Sedangkan LRT di Jakarta memiliki 2 jenis. Ada LRT Jakarta dengan 6 stasiun yang menghubungkan Jakarta Utara dengan Jakarta Timur, serta LRT Jabodebek yang memiliki 18 stasiun di 2 rute, yaitu LRT Jabodebek Lin Cibubur dan LRT Jabodebek Lin Bekasi.
Baca juga: Moda Transportasi Terintegrasi Cawang Cikoko
Itu dia 5 perbedaan LRT dan MRT yang bisa diketahui untuk menambah wawasan. Dengan berbagai perbedaan tersebut, maka menjadi ciri khas dari masing-masing moda transportasi yang bisa digunakan masyarakat untuk bepergian. (PRI)
