Konten dari Pengguna

5 Perbedaan Saus Buldak dan Gochujang, Harus Diketahui Pencinta Makanan Korea

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan saus buldak dan gochujang. Foto hanyalah ilustrasi. Sumber: Unsplash/Markus Winkler
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan saus buldak dan gochujang. Foto hanyalah ilustrasi. Sumber: Unsplash/Markus Winkler

Buat yang suka masakan Korea, dua nama saus ini pasti sudah akrab. Sekilas memang mirip, tapi ternyata ada banyak perbedaan saus buldak dan gochujang yang bikin keduanya khas.

Dua-duanya pedas. Tapi, rasa pedasnya tetap berbeda. Salah pilih bisa bikin rasa makanan jadi meleset jauh dari ekspektasi. Apalagi kalau lagi masak sendiri di rumah, dan ingin rasa yang benar-benar pas.

Perbedaan Saus Buldak dan Gochujang pada Masakan Korea

Perbedaan saus buldak dan gochujang. Foto hanyalah ilustrasi. Sumber: Unsplash/Portuguese Gravity

Dua jenis saus ini sama-sama populer, tapi ada perbedaan saus buldak dan gochujang yang khas banget. Karena itu, penting buat tahu dulu karakter dasarnya sebelum mulai eksperimen di dapur.

1. Rasa

Saus buldak terkenal karena rasa pedasnya yang ekstrem. Pedasnya tajam, ada sedikit rasa manis dan gurih juga. Saus ini memang dibuat untuk pencinta pedas sejati.

Berbeda dengan gochujang yang punya rasa pedas lebih lembut dan seimbang. Menurut buku Piecemeal: A Flexible Repertoire of Effortless Meals in 124 Recipes, Kathryn Pauline, (2013: 181), gochujang ada rasa smokey-smokey yang menggoda.

2. Bahan Dasar

Saus buldak biasanya dibuat dari campuran bubuk cabai, kecap asin, bawang putih, gula, dan bahan penyedap. Ada juga yang menambahkan ekstrak cabai lagi supaya lebih pedas.

Sementara itu, gochujang punya bahan dasar yang lebih kompleks. Campurannya terdiri atas cabai bubuk, tepung beras ketan, hingga pasta kedelai.

3. Tekstur

Saus buldak punya tekstur lebih cair dan licin. Mudah dituang dan cepat menyerap ke makanan. Karena encer, saus ini cocok dipakai sebagai lumuran atau olesan sebelum dipanggang.

Gochujang justru sebaliknya. Teksturnya kental dan agak lengket seperti pasta sambal.

4. Kegunaan

Saus buldak sering dipakai untuk hidangan instan yang pedas. Contohnya seperti mi, ayam bakar, atau tteokbokki. Biasanya digunakan langsung tanpa perlu diolah lagi.

Sedangkan gochujang lebih fleksibel. Bisa jadi campuran sup, tumisan, saus cocol, sampai bumbu utama untuk bibimbap.

5. Tingkat Fermentasi

Saus buldak tidak melalui proses fermentasi. Dibuat sebagai bumbu siap pakai dengan rasa yang langsung nendang. Rasanya lebih tajam tapi tidak punya kedalaman rasa yang khas.

Gochujang merupakan hasil fermentasi tradisional yang butuh waktu lama. Karena itu rasanya lebih kaya dan khas.

Baca juga: Harga Makanan di Korea Menurut 4 Jenisnya, Wajib Dicicip Kala Liburan

Setelah tahu perbedaan saus buldak dan gochujang, sekarang jadi lebih mudah menyesuaikan bumbu dengan jenis makanan Korea yang diinginkan. Tinggal disesuaikan saja dengan selera dan kebutuhan. (CR)