6 Etika Naik Transjakarta yang Patut Diketahui oleh Penumpang

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Etika naik Transjakarta patut diketahui oleh penumpang demi terciptanya kenyamanan bersama. Apalagi Transjakarta merupakan moda transportasi umum yang digunakan oleh banyak orang, sehingga penting untuk berperilaku baik selama di perjalanan.
Dikutip dari buku Dasar-dasar Etika Publik, Tri Prasetijowati, (2025:8), etika adalah norma, aturan, atau pedoman yang mengatur segala perilaku manusia. Dalam menjalani kehidupan, setiap masyarakat perlu mengetahui etika agar bisa berperilaku dengan baik, termasuk perilaku dalam menggunakan transportasi umum.
6 Etika Naik Transjakarta untuk Ciptakan Perjalanan yang Nyaman dan Aman
Sebagai moda transportasi umum andalan, para penumpang Transjakarta perlu mengetahui etika yang benar ketika menggunakan transportasi ini agar tetap tertib dan nyaman. Adapun beberapa etika naik Transjakarta yang perlu diketahui adalah sebagai berikut.
1. Dahulukan Penumpang yang Turun
Saat bus tiba di halte, pastikan untuk selalu mengutamakan penumpang yang akan turun terlebih dahulu. Penumpang yang ada di halte bisa berbaris di bagian kanan dan kiri untuk memberikan akses di bagian tengah bagi penumpang yang akan turun.
2. Antre dengan Tertib
Untuk bisa naik bus Transjakarta, para penumpang perlu antre terlebih dahulu di halte keberangkatan. Pastikan untuk mengantre dengan tertib dan tidak menyelak antrean.
3. Berikan Kursi Prioritas untuk yang Membutuhkan
Bus Transjakarta menyediakan sejumlah kursi prioritas bagi penumpang yang membutuhkan, seperti lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta penumpang yang membawa anak kecil. Jadi prioritaskan kursi tersebut untuk penumpang yang tepat.
4. Dilarang Makan dan Minum di dalam Bus
Aturan dilarang makan dan minum ada dalam bus Transjakarta. Oleh karena itu, penumpang tidak diperbolehkan untuk makan dan minum selama berada di dalam bus. Kegiatan tersebut dapat menyebabkan sampah maupun meninggalkan noda yang mengganggu kebersihan.
5. Jangan Bersuara Terlalu Keras
Saat berada di dalam bus, hindari bersuara terlalu keras, seperti mengobrol dengan suara kencang atau mendengarkan lagu dari ponsel dengan volume yang keras. Hal ini dapat mengganggu penumpang lain, sehingga penting untuk menghormati ketenangan bersama.
6. Saling Menghormati Penumpang Lain
Etika lainnya yang patut untuk dilakukan adalah saling menghormati sesama penumpang. Caranya bisa dengan tidak mendorong atau berebut tempat duduk dengan penumpang lain, karena dapat mengganggu kenyamanan.
Apabila bisa saling menghormati penumpang lainnya, maka perjalanan dengan bus Transjakarta akan terasa lebih nyaman. Dengan begitu maka kenyamanan bisa dirasakan oleh setiap penumpang.
Baca juga: Cara Naik TransJakarta bagi Pemula untuk Pertama Kalinya
Setelah mengetahui etika naik Transjakarta, maka para penumpang bisa mengaplikasikannya saat bepergian dengan bus Transjakarta. Pastikan untuk menjaga ketertiban demi kenyamanan bersama. (PRI)
