6 Tips Menabung Ibu Rumah Tangga Ini Patut Dicoba

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan berumah tangga, menabung amat diperlukan sebagai sarana mencapai impian dalam jangka panjang. Tips menabung ibu rumah tangga juga kerap dicari sebagai masukan untuk mengatur keuangan dan anggaran bulanan.
Mengutip dari jurnal berjudul ANALISIS MOTIVASI MENABUNG IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KEBONSARI KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER oleh Oktarina Dian Siska dan Sutrisno Djaja:
“Mulyadi dan Trizki (2012:90) mendefinisikan menabung ialah menahan mengeluarkan uang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan akan digunakan untuk di masa yang akan datang. Anggaran pemenuhan kebutuhan yang telah dialokasikan dari dana pendapatan rumah tangga dikelola sebaik mungkin oleh seorang ibu rumah tangga agar tidak melebihi anggaran yang ada.
Merujuk dari jurnal di atas, menabung dalam sisi ekonomi memang amat dibutuhkan sebagai salah satu bentuk dana cadangan. Cara menabung ibu rumah tangga pun diperlukan untuk diatur secara detil, sehingga proses aliran dan alokasi dana anggaran rumah tangga menjadi lebih terkontrol.
Tips Menabung Ibu Rumah Tangga
Berikut ini 6 tips menabung ibu rumah tangga anti ribet yang patut dicoba:
1. Buat anggaran dana di awal bulan
Adanya anggaran dana yang dibuat di awal bulan akan membantu pos pengeluaran uang selama 30 hari berjalan. Hal ini juga penting untuk mengatur cash flow dana yang masuk dan keluar.
Dana yang masuk ini seperti asal dana apakah hanya gaji dari suami, atau ada sumber dana lain. Sehingga, dapat mengusahkan bahwa aliran dana yang keluar selama sebulan tidak lebih besar daripada pengeluaran. Dana tabungan bisa diatur di awal pos besaran dana yang masuk sehingga rutinitas untuk menabung jadi terjaga.
2. Buat daftar belanja mingguan
Adanya daftar belanja mingguan membuat seorang ibu rumah tangga berfokus untuk memasak dan mengeluarkan dana sesuai budget yang dianggarkan setiap minggu. Adanya sisa uang dalam dana belanja mingguan bisa dimasukkan ke dalam dana tabungan.
3. Membuat rekening khusus tabungan
Adanya rekening khusus tabungan bisa digunakan sebagai cara agar dana yang diatur di awal tidak bercampur dengan dana yang lain. Hal ini juga memudahkan untuk mengecek kondisi stabilitas keuangan.
4. Mengatur dana tambahan
Kerap kali dalam sebulan ada penghasilan tambahan. Entah itu dari hasil jualan online yang dilakukan, atau Anda yang merupakan wanita karir.
Penghasilan tambahan bisa dimasukkan ke dalam pos tabungan dengan alokasi dana yang bisa dianggarkan. Apakah keseluruhan masuk dalam pos tabungan atau hanya sekian persen dari pemasukan tambahan.
Dana tambahan ini juga bisa didapat apabila suami terkadang mendapatkan bonus lebih dari kantor atau hal lainnya.
5. Membeli barang sesuai kebutuhan
Stop untuk lapar mata atau hanya sekadar memuaskan keinginan untuk belanja. Mencoba untuk bersabar dan memilah mana yang perlu atau tidak perlu.
Jika Anda ingin memiliki dana yang besar untuk ditabung sebagai simpanan, maka Anda harus berusaha untuk berhenti membeli barang yang tidak ada gunanya dalam jangka panjang maupun barang yang belum benar-benar dibutuhkan saat ini.
Oleh karena itu, penting kiranya untuk memutuskan anggaran di awal bulan demi mencegah hal-hal yang demikian.
6. Mencari harga promo, diskon atau tempat yang lebih murah untuk belanja kebutuhan
Ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk menekan laju pengeluaran dalam berbelanja. Adanya diskon maupun harga promo tentu menyebabkan selisih dari harga yang harus dibayarkan di awal. Selisih dari anggaran ini bisa dimasukkan ke dalam dana tabungan.
Deretan tips menabung ibu rumah tangga di atas patut dicoba. Terkesan banyak yang harus dilakukan di awal, tapi jika sudah terbiasa akan lebih mudah dalam menjalaninya. Semangat mencoba!(You)
