Konten dari Pengguna

7 Makanan Khas Idul Adha yang Selalu Jadi Favorit di Meja Makan

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makanan khas Idul Adha. Foto: gulai. Sumber: Pixabay/RitaE
zoom-in-whitePerbesar
Makanan khas Idul Adha. Foto: gulai. Sumber: Pixabay/RitaE

Setiap Hari Raya Idul Adha, ada satu hal yang selalu ditunggu selain momen berbagi dan ibadah kurban, yakni makan bareng keluarga. Menyajikan beragam makanan khas Idul Adha menjadi tradisi yang terus diwariskan. Terutama soal kebersamaannya.

Di banyak rumah, aroma masakan mulai tercium begitu daging sudah dibagikan. Ada yang kemudian disimpan, sebagian langsung diolah jadi beragam menu yang menggugah selera.

Makanan Khas Idul Adha Favorit

Makanan khas Idul Adha. Foto: sate. Sumber: Pixabay/Heshidayat

Menyiapkan hidangan dari daging kurban memang punya keseruan sendiri. Biasanya, selalu ada beberapa makanan khas Idul Adha yang muncul di meja makan setiap tahun. Rasanya familier, bikin hangat suasana, dan sering jadi rebutan paling awal. Berikut beberapa di antaranya.

1. Gorengan Kambing

Dikutip dari buku Kuliner Betawi: Selaksa Rasa & Cerita, Shinta Teviningrum, (2016: 131), gorengan kambing adalah makanan khas Betawi yang sering disajikan saat Iduladha. Masakan ini terdiri atas daging dan jeroan kambing yang dimasak bersama santan dan bumbu rempah pekat. Cita rasanya gurih, mirip gulai kambing tetapi juga mirip semur karena ada tambahan kecap manis.

2. Sate

Salah satu hidangan wajib setelah penyembelihan kurban adalah sate. Daging kambing atau sapi dipotong kecil, dibumbui, ditusuk, lalu dibakar. Biasanya disajikan dengan bumbu kecap, irisan bawang merah, dan sambal. Aroma asapnya bikin lapar seketika. Apalagi kalau dimakan hangat bareng lontong.

3. Gulai Kambing

Gulai kambing adalah olahan daging kambing yang dimasak pakai santan dan rempah-rempah. Warnanya kuning pekat, bumbunya nendang. Cita rasanya gurih, cocok dimakan bareng nasi hangat dan kerupuk.

4. Tongseng

Kuah tongseng kental, rasanya manis dan gurih. Isinya daging kambing atau sapi yang empuk, dicampur kol dan tomat. Kadang juga pakai cabai rawit utuh kalau suka pedas. Bumbunya lebih ringan daripada gulai, tapi tetap kaya rasa.

5. Rendang Daging

Olahan daging sapi khas Minang ini dimasak lama sampai bumbunya meresap. Kuahnya nyaris habis, tapi justru itu yang bikin sedap. Tekstur dagingnya empuk dan legit. Cocok buat stok lauk beberapa hari.

6. Sop Daging atau Sop Tulang

Sop disajikan sebagai hidangan berkuah bening, dengan potongan wortel, kentang, dan daun bawang. Daging atau tulangnya bikin rasa kaldunya makin kuat. Nikmat disantap saat masih panas.

7. Empal Gepuk

Daging sapi dimasak sampai empuk, lalu digeprek dan digoreng dengan bumbu manis-gurih. Cita rasanya khas Sunda banget. Bisa dimakan langsung atau jadi lauk tambahan. Teksturnya berserat dan wangi rempahnya lembut.

Baca juga: 3 Restoran Timur Tengah di Matraman yang Populer untuk Pencinta Kuliner

Umumnya, setiap rumah punya cara sendiri dalam mengolah daging kurban menjadi makanan khas Idul Adha seperti di atas. Namun, intinya sama, yakni rasa syukur dan kehangatan keluarga. (CR)