8 Makanan Khas Jogja selain Gudeg dan Bakpia yang Wajib Dicicipi

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalau berbicara soal kuliner Jogja, gudeg dan bakpia sering jadi yang pertama terlintas di kepala. Padahal, masih banyak makanan khas Jogja selain gudeg yang rasanya tak kalah.
Kota ini memang kaya rasa. Memang dominasi rasanya adalah rasa manis, tapi yang pedas dan gurih juga banyak.
Makanan Khas Jogja selain Gudeg dan Bakpia, Wajib Dicoba
Banyak makanan khas Jogja selain gudeg dan bakpia yang wajib dicoba, karena selalu dicari wisatawan. Banyak di antaranya yang sudah terkenal sejak dulu. Rasanya yang khas dan cara penyajiannya yang unik. Berikut beberapa di antaranya.
1. Geplak
Dikutip dari buku Jalan-Jalan Kuliner Aseli Jogja, Suryo Sukendro, (hal. 20), geplak terbuat dari kelapa parut yang dicampur gula dan pewarna, lalu dibentuk bulat-bulat. Warnanya mencolok, ada merah, hijau, kuning, dan putih. Rasanya manis sekali dengan aroma kelapa yang kuat. Awet sampai beberapa hari di suhu ruang.
2. Yangko
Sekilas mirip mochi, berbahan tepung ketan dengan tekstur kenyal. Bagian luarnya ditaburi tepung supaya tidak lengket, sementara dalamnya berisi pasta manis. Cocok untuk camilan ringan saat minum teh.
3. Jadah Tempe
Jadah adalah ketan putih gurih yang ditumbuk dan dipotong-potong. Disajikan bersama tempe bacem yang manis gurih. Sering dijual di kawasan Kaliurang.
4. Sate Klathak
Sate kambing khas Jogja ini hanya dibumbui garam dan kadang sedikit merica. Uniknya, tusuk satenya adalah jeruji besi sehingga panasnya merata. Biasanya dinikmati dengan kuah gulai panas.
5. Bakmi Jawa
Mi goreng atau mi rebus yang dimasak dengan bumbu tradisional seperti bawang, lada, dan telur bebek. Dimasak di atas anglo dengan bara arang, sehingga aromanya khas. Paling enak dimakan saat malam di pinggir jalan.
6. Ayam Goreng Kalasan
Ayam kampung dimasak dengan bumbu kelapa sampai meresap lalu digoreng kering. Dilengkapi kremesan yang gurih renyah dan sambal. Biasanya disajikan dengan lalapan segar.
7. Sego Abang Lombok Ijo
Nasi merah hangat disajikan dengan lauk sederhana seperti tahu, tempe, dan sayur. Sambal lombok ijo jadi andalannya, rasanya pedas dan segar. Biasanya dinikmati di warung-warung dengan harga terjangkau.
8. Brongkos
Brongkos mirip semur daging, kuahnya santan hitam pekat karena pakai kluwak. Isinya biasanya daging sapi, tahu, telur, dan kacang tolo. Rasanya gurih manis dengan aroma rempah yang khas.
Baca juga: 4 Kuliner Jogja Viral 2025 yang Selalu Ramai oleh Pemburu Makan Enak
Saat setiap makanan khas Jogja di atas disajikan di meja makan atau di meja saji, maka suasana Jogja yang hangat dan bersahaja akan terasa. (CR)
